Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer di Puskesmas. Puskesmas Pembeliangan Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan menghadapi berbagai tantangan dalam pencapaian indikator kinerja, antara lain luasnya wilayah kerja, distribusi sumber daya manusia yang belum merata, keterbatasan pemanfaatan data kesehatan, serta belum optimalnya monitoring dan evaluasi program. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan berdasarkan indikator kinerja Puskesmas serta merumuskan strategi peningkatan mutu pelayanan yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, telaah dokumen, dan focus group discussion dengan manajemen serta penanggung jawab program di UPTD Puskesmas Pembeliangan. Analisis dilakukan menggunakan fishbone analysis untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, metode Urgency, Seriousness, dan Growth (USG) untuk menentukan prioritas masalah, evaluasi Input–Process–Output–Outcome (IPOO), serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT) untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama adalah belum optimalnya mutu pelayanan kesehatan berdasarkan indikator kinerja Puskesmas dengan skor prioritas USG tertinggi (15). Faktor penyebab meliputi distribusi SDM yang belum merata, monitoring dan evaluasi program yang belum optimal, pemanfaatan sistem informasi kesehatan yang masih terbatas, serta hambatan geografis wilayah kerja. Implementasi intervensi berhasil meningkatkan koordinasi lintas program, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, dan menghasilkan rekomendasi perbaikan mutu pelayanan. Penelitian ini juga menghasilkan inovasi SI-MUTIARA (Sistem Informasi Mutu Terintegrasi dan Analisis Kinerja) sebagai sistem monitoring indikator kinerja berbasis data yang mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan serta implementasi Transformasi Layanan Primer di Puskesmas.
Copyrights © 2026