Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat di Puskesmas Pembeliangan Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan Muhammad Muhammad; Byba Melda
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2253

Abstract

This community service program aimed to improve community knowledge and awareness of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the working area of Pembeliangan Public Health Center, Sebuku District, Nunukan Regency. The program was implemented through health education using lectures, interactive discussions, question-and-answer sessions, demonstrations of PHBS practices, and the distribution of educational leaflets and posters. The materials covered handwashing with soap, the use of clean water, environmental sanitation, and household waste management. The results showed increased community knowledge and awareness of PHBS. Participants were actively involved in the educational activities and practical demonstrations, while the participation of community health volunteers and local leaders supported the sustainability of PHBS implementation.
Evaluasi Mutu Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Indikator Kinerja Puskesmas Di Puskesmas Pembeliangan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Tahun 2026 Muhammad Muhammad; Byba Melda
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61821

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer di Puskesmas. Puskesmas Pembeliangan Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan menghadapi berbagai tantangan dalam pencapaian indikator kinerja, antara lain luasnya wilayah kerja, distribusi sumber daya manusia yang belum merata, keterbatasan pemanfaatan data kesehatan, serta belum optimalnya monitoring dan evaluasi program. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan berdasarkan indikator kinerja Puskesmas serta merumuskan strategi peningkatan mutu pelayanan yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, telaah dokumen, dan focus group discussion dengan manajemen serta penanggung jawab program di UPTD Puskesmas Pembeliangan. Analisis dilakukan menggunakan fishbone analysis untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, metode Urgency, Seriousness, dan Growth (USG) untuk menentukan prioritas masalah, evaluasi Input–Process–Output–Outcome (IPOO), serta analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT) untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama adalah belum optimalnya mutu pelayanan kesehatan berdasarkan indikator kinerja Puskesmas dengan skor prioritas USG tertinggi (15). Faktor penyebab meliputi distribusi SDM yang belum merata, monitoring dan evaluasi program yang belum optimal, pemanfaatan sistem informasi kesehatan yang masih terbatas, serta hambatan geografis wilayah kerja. Implementasi intervensi berhasil meningkatkan koordinasi lintas program, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, dan menghasilkan rekomendasi perbaikan mutu pelayanan. Penelitian ini juga menghasilkan inovasi SI-MUTIARA (Sistem Informasi Mutu Terintegrasi dan Analisis Kinerja) sebagai sistem monitoring indikator kinerja berbasis data yang mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan serta implementasi Transformasi Layanan Primer di Puskesmas.