Kualitas hidup responden yang menderita diabetes melitus bisa menjadi lebih baik jika ada bantuan dan dukungan keluarga. Dalam penanganan diabetes melitus, perawat tidak hanya bertanggung jawab atas keluhan fisik pasien saja, tetapi juga berperan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada penderita diabetes melitus dan keluarganya mengenai cara melakukan perawatan diri serta perubahan gaya hidup yang terkait dengan penyakit diabetes melitus serta dalam memenuhi kepatuhan dalam mengonsumsi obat setiap hari menjadi hal utama untuk mencapai tingkat kesehatan yang baik bagi pasien. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kualitas hidup dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus di RSI Pati. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan korelasional. Hasil frekuensi dukungan keluarga keluarga yang tinggi sebanyak 20 responden (47,6%) dan rendah sebanyak 7 responden (16,7%). Kualitas hidup baik sebanyak 36 responden (85,7%) dan kurang baikĀ sebanyak 6 responden (14,3%). Dan frekuensi kepatuhan minum obat tertinggi sebanyak 20 responden (47,6%) dan rendah sebanyak 6 responden (14,3%) di RSI Pati. Kesimpulan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus di RSI Pati. Saran pentingnya dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan bagi pasien, seperti diabetes melitus.
Copyrights © 2026