Perempuan buruh tani memiliki peran ganda yang menyebabkan kelelahan, stres, dan gangguan kualitas tidur. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah aromaterapi lavender karena memiliki efek relaksasi dan menenangkan. Mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada perempuan yang bekerja sebagai buruh tani di Desa Getas, Blora, Jawa Tengah. Penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test pada 52 responden yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow. Instrumen menggunakan PSQI yang telah dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,2732) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,613) berdasarkan penelitian Sugengriadi et al., (2025). Data dianalisis dengan Kolmogorov-Smirnov dan Paired T-Test. Hasil menunjukkan p=0,001 (p<0,05). Pemberian aromaterapi lavender terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur pada perempuan buruh tani. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Paired Sample t-test yang menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Selain itu, rata-rata skor kualitas tidur meningkat dari 12,21 ± 2,08 pada pre-test menjadi 16,00 ± 2,94 pada post-test, dengan selisih rata-rata 3,79 ± 0,86. Aromaterapi lavender meningkatkan kualitas tidur pada perempuan yang bekerja sebagai buruh tani di Desa Getas, Kabupaten Blora
Copyrights © 2026