Latar Belakang: Primary Open-Angle Glaucoma (POAG) merupakan penyakit multifaktorial yang menjadi penyebab utama kebutaan permanen. Total bilirubin (TBIL) sebagai antioksidan endogen berbanding terbalik dengan stres oksidatif yang diduga berperan pada patogenesis glaukoma. Tujuan: Mengetahui hubungan kadar serum total bilirubin dengan kejadian glaukoma pada penderita POAG di RS Universitas Sumatera Utara dan RS Jejaring. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 25 subyek POAG dan 25 subyek kontrol di Poli Penyakit Mata Divisi Glaukoma RS USU dan RS Jejaring periode November 2023–Maret 2024. Kanndar serum total bilirubin diperiksa dengan Cobas 6000. Analisis menggunakan uji T-Independent, Mann-Whitney, dan Kruskal-Wallis (α=5%). Hasil: Rerata kadar bilirubin total pada kelompok POAG 0,36 mg/dL (SD 0,15) dan kontrol 0,40 mg/dL (SD 0,18), tanpa perbedaan bermakna (p=0,503; Mann-Whitney). Rerata pada POAG medium 0,25 mg/dL dan advance 0,38 mg/dL, tanpa hubungan bermakna (p=0,110). Tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar bilirubin total dengan derajat POAG berdasarkan jenis kelamin perempuan (p=0,150), usia >60 tahun (p=0,131), maupun riwayat keluarga POAG (p=0,097 dan p=0,545). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar serum total bilirubin dengan kejadian glaukoma pada penderita POAG.
Copyrights © 2026