Pengemudi angkutan umum berisiko mengalami dehidrasi akibat tuntutan fisik kerja dan kondisi lingkungan sejuk di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, yang dapat menurunkan sensasi haus. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan pengemudi mengenai manfaat air minum dan pencegahan dehidrasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental one-group pretest-posttest pada 32 responden yang dipilih secara purposive sampling, dengan edukasi tanya jawab interaktif berbasis brosur. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 3.91 menjadi 4.66 (Z=-3,154; p=0.002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis brosur efektif meningkatkan pengetahuan pengemudi angkutan umum, sehingga dapat menjadi strategi promosi kesehatan untuk mendukung status hidrasi dan keselamatan kerja.
Copyrights © 2026