Perkembangan teknologi digital dan meluasnya akses internet di kalangan siswa sekolah dasar menghadirkan tantangan berupa rendahnya pemahaman mengenai etika berkomunikasi di ruang digital, keamanan data pribadi, penyaringan informasi, dan pencegahan cyberbullying. Kondisi tersebut juga ditemukan pada siswa SD Negeri 95 OKU di Desa Pengaringan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, yang membutuhkan edukasi mengenai penggunaan internet secara aman, santun, dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam menggunakan teknologi dan media digital secara bijak. Kegiatan dilaksanakan bersama siswa SD Negeri 95 OKU sebagai mitra melalui pendekatan edukatif-interaktif. Metode kegiatan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan mitra, wawancara dan focus group discussion (FGD), penyuluhan berbasis multimedia, pemutaran video edukatif, tanya jawab, simulasi dan role-playing, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman siswa meningkat dari 45% pada pre-test menjadi 88% pada post-test, atau meningkat sebesar 43 poin persentase. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukatif-interaktif dapat membantu siswa memahami etika komunikasi daring, perlindungan data pribadi, penyaringan informasi, dan pencegahan cyberbullying. Dengan demikian, program Smart Scrolling and Be Smart Student dapat menjadi salah satu bentuk edukasi preventif untuk memperkuat literasi digital siswa sekolah dasar dan mendorong penggunaan internet secara aman, santun, dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026