Perkembangan teknologi manufaktur digital memberikan peluang bagi sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk memperkenalkan proses perancangan dan pembuatan produk berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan digital manufacturing workflow melalui integrasi 3D CAD, slicing, dan 3D printing kepada guru dan siswa SMK Muhammadiyah Tirtayasa, Kabupaten Serang. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung (learning by doing), yang mencakup brainstorming ide produk, pemodelan 3D menggunakan Rhinoceros 7, ekspor model ke format STL, slicing menggunakan Bambu Studio, penyimpanan file dalam format 3MF, serta pencetakan menggunakan 3D printer Bambu Lab P1S dengan material PLA. Produk yang dikembangkan berupa gantungan kunci yang memuat identitas sekolah mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh tahapan digital manufacturing workflow dapat dilaksanakan secara terintegrasi dan berhasil menghasilkan lima buah gantungan kunci sesuai dengan desain digital yang telah dibuat. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada guru dan siswa dalam memahami proses transformasi dari ide menjadi desain digital hingga produk fisik. Kegiatan serupa dapat dikembangkan melalui pembuatan produk dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi serta evaluasi peningkatan kompetensi peserta.
Copyrights © 2026