Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh inventory intensity, capital intensity, dan thin capitalization terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 perusahaan yang diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis statistik deskriptif, model regresi data panel, uji estimasi model regresi data panel, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi Eviews versi 13. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa secara simultan inventory intensity, capital intensity, dan thin capitalization berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara parsial, inventory intensity dan thin capitalization tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan capital intensity berpengaruh terhadap tax avoidance.
Copyrights © 2026