ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
Vol. 5 No. 4 (2025)

MAKNA TRADISI BEREQE DI DESA KOTARAJA KECAMATAN SIKUR: SEBUAH KAJIAN HISTORIS

Nurul Hidayanti (Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Hamzanwadi)
Badarudin Badarudin (Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Hamzanwadi)
Abdul Hafiz (Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Hamzanwadi)
Lalu Wahyu Andi Purnama (Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Hamzanwadi)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

ABSTRACT The importance of preserving local traditions as part of Sasak cultural identity has become increasingly significant amid social change and modernization. The Bereqe tradition in Kotaraja Village, Sikur District, East Lombok Regency, is a cultural heritage that continues to be practiced as part of the circumcision ceremony, although its forms and implementation have undergone changes. This study aims to explain the history and implementation process of the Bereqe tradition, examine its meanings, and understand its social and religious values. The study employed a qualitative approach using a historical method through the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving traditional leaders, religious leaders, community leaders, village government representatives, youth, and members of the Kotaraja community. The findings show that the Bereqe tradition consists of several stages, namely tetaring, Mandiang Maling/Bebubus, and Praja Sunatan/Bejaranan. Over time, the use of juli and jaranan, as well as the timing of the ceremony, has changed in response to social conditions. The tradition is interpreted as an expression of gratitude, an effort to seek safety, purification, and a transition to a new stage of life. Furthermore, Bereqe embodies social values such as mutual cooperation, togetherness, concern, affection, and social solidarity, as well as religious values reflected in prayer, gratitude, advice, obedience, and hopes for blessings. These findings confirm that the sustainability of Bereqe depends on the community's ability to preserve its values and meanings while adapting its implementation to changing times. ABSTRAK Pentingnya pelestarian tradisi lokal sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sasak di tengah perubahan sosial dan modernisasi. Tradisi Bereqe di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu warisan budaya yang masih dilaksanakan dalam rangkaian khitanan, tetapi mengalami perubahan dalam bentuk dan pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah dan proses pelaksanaan tradisi Bereqe, menjelaskan maknanya, serta memahami nilai sosial dan religius yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, pemuda, dan masyarakat Desa Kotaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Bereqe terdiri atas tahapan tetaring, Mandiang Maling/Bebubus, dan Praja Sunatan/Bejaranan. Dalam perkembangannya, penggunaan juli dan jaranan serta waktu pelaksanaan mengalami perubahan mengikuti kondisi sosial masyarakat. Tradisi ini dimaknai sebagai ungkapan syukur, ikhtiar memperoleh keselamatan, penyucian, dan peralihan tahap kehidupan. Selain itu, Bereqe mengandung nilai sosial berupa gotong royong, kebersamaan, kepedulian, cinta kasih, dan silaturahmi serta nilai religius berupa doa, syukur, nasihat, ketaatan, dan harapan akan keberkahan. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan Bereqe bergantung pada kemampuan masyarakat mempertahankan nilai dan makna tradisi sekaligus menyesuaikan bentuk pelaksanaannya dengan perkembangan zaman

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

academia

Publisher

Subject

Education Other

Description

ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic ...