Latar Belakang: Kejadian pasien jatuh merupakan salah satu indikator keselamatan pasien di rumah sakit yang masih sering terjadi dan dapat menimbulkan dampak serius. Kepatuhan perawat dalam menerapkan SOP pencegahan risiko jatuh menjadi faktor penting, yang salah satunya dipengaruhi oleh motivasi perawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi perawat dengan kepatuhan dalam penerapan SOP pasien risiko jatuh di ruang rawat inap Rumah Sakit X Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 92 responden yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi dan lembar observasi kepatuhan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat memiliki motivasi sedang/rendah 48 responden (52,2%) dan tingkat kepatuhan tidak patuh 47 responden (51,1%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,001 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi perawat dengan kepatuhan dalam penerapan SOP pasien risiko jatuh. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara motivasi perawat dengan kepatuhan dalam penerapan SOP pasien risiko jatuh, di mana semakin tinggi motivasi perawat maka semakin tinggi tingkat kepatuhan.
Copyrights © 2026