Kulit batang matoa (Pometia pinnata) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri sehingga berpotensi membantu penyembuhan luka diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel ekstrak etanol kulit batang matoa terhadap penyembuhan luka pada tikus model diabetes melitus yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan sediaan gel ekstrak kulit batang matoa (Pometia Pinnata) dengan variasi kosentrasi formula Gel 5%, 10% dan 15% serta sedian formulasi dioleskan dua kali sehari selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penutupan luka pada hari ke-10 berturut-turut untuk formulasi gel 5% (61,67%), 10% (67,22%), 15% (79,44%), control positif (98,33%) dan control negative (47,78%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa formulasi gel ekstrak etanol kulit batang matoa konsentrasi 15% memberikan efektivitas terbaik dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes melitus.
Copyrights © 2026