Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik transfer pricing, struktur modal, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal dan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan tahunan, Catatan atas Laporan Keuangan, dan data pasar modal. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 14 perusahaan dengan 98 observasi perusahaan-tahun. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan Model Efek Acak melalui EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pricing, yang diwakili oleh Rasio Piutang Transaksi Pihak Terkait, tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Struktur modal, yang diwakili oleh Rasio Utang terhadap Ekuitas, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen, yang diwakili oleh Rasio Pembayaran Dividen, juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembiayaan dan distribusi dividen memainkan peran yang lebih besar dalam menentukan nilai perusahaan daripada intensitas transaksi piutang antar pihak terkait.
Copyrights © 2026