Abstrak Ikterus obstruktif merupakan manifestasi klinis akibat gangguan aliran empedu intra- maupun ekstrahepatik, dengan penyebab tersering berupa choledocholithiasis dan keganasan bilier. Stenosis distal duktus koledokus (CBD) benign merupakan etiologi yang relatif jarang dan sering menimbulkan tantangan diagnostik. Laporan kasus ini bertujuan untuk menyajikan karakteristik klinis, pendekatan diagnostik, serta hasil tatalaksana operatif pada pasien dengan stenosis distal CBD benign. Seorang laki-laki berusia 64 tahun datang dengan keluhan ikterus progresif, pruritus, urin berwarna gelap, feses pucat, dan nyeri kuadran kanan atas selama tiga minggu. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan pola kolestasis dengan dominasi bilirubin terkonjugasi. Pemeriksaan MRCP menunjukkan dilatasi CBD proksimal dengan kesan filling defect distal yang dicurigai sebagai batu CBD. Namun, eksplorasi CBD saat laparotomi tidak menemukan kalkulus, melainkan penyempitan fibrotik pada segmen distal CBD, sehingga diagnosis akhir ditegakkan sebagai stenosis distal CBD benign. Pasien menjalani rekonstruksi bilier dengan anastomosis bilioenterik dan menunjukkan perbaikan klinis pascaoperasi. Kesimpulannya, stenosis distal CBD dapat menyerupai choledocolitiasis sehingga penatalaksanaan operatif memberikan hasil klinis yang baik.
Copyrights © 2026