cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
MANIFESTASI OKULAR PADA PASIEN LONG COVID SYNDROME Angiesta Pinakesty; Rada Citra Saputra; Sahilah Ermawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Long Covid Syndrome adalah suatu gejala yang masih dialami oleh seorang pasien COVID19 yang telah mengalami perbaikan klinis atau pasien yang telah dinyatakan negatif dari hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR), sehingga perlu perawatan lebih lama di rumah sakit, kurang lebih 3 minggu. Gejala umum yang terjadi adalah kelalahan dan sesak napas. Gejala yang kurang umum, antara lain menggigil, kemerahan, sakit telinga, dan gangguan penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi okular pada pasien long covid syndrome dan mekanisme yang mendasarinya. Pencarian data dilakukan secara sistematis dengan sumber database dari PubMed, Sciencedirect, dan Google Scholar tentang manifestasi okular pada pasien dengan long covid syndrome dan mekanisme terjadinya. Data yang memenuhi kriteria restriksi diekstraksi dengan menggunakan metode PRISMA. Didapatkan sebanyak tiga artikel yang sesuai dengan kriteria restriksi penelitian ini. Total populasi penelitian ini sebanyak 483 pasien, terdiri dari 249 laki-laki dan 234 perempuan. Usia rata-rata keseluruhan populasi adalah 49 tahun. Manifestasi okular pada pasien long covid syndrome dengan presentase terbanyak adalah pandangan kabur (46,9%), sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah peningkatan tekanan intraokular (0%). Long covid syndrome dapat menunjukkan manifestasi pada mata berupa masalah refraksi hingga pembuluh darah mata.
EVALUASI TERAPI KORTIKOSTEROID SISTEMIK PADA PASIEN CROUP-LARYNGOTRACHEOBRONCHITIS: TINJAUAN SISTEMATIS Rada Citra Saputra; Angiesta Pinakesty; Yan Wirayudha
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Croup-Laringotrakeobronkitis adalah penyakit yang menyebabkan batuk, stridor,dan suara serak pada anak-anak karena inflamasi pada laring, trakea, dan bronkus. Croup terjadi pada 2%-6% pada anak-anak setiap tahun dan sering menyerang anak usia kurang dari 6 tahun, anak laki-laki lebih banyak menderita croup daripada anak perempuan. Kortikosteroid telah digunakan sebagai pengobatan laringotrakeobronkitis akut. Perbaikan klinis dari gejala terjadi 1-6 jam setelah pemberian sistemik. Kortikosteroid yang sering digunakan adalah dexamethasone. Rute pemberian oral sama efektif dengan intramuskular (-+80%). Tinjauan sistematis ini menjelaskan evaluasi terapi penggunaan kortikosteroid sistemik pada Croup-Laringotrakeobronkitis sebagai perbaikan atau kejadian pasca terapi selama pengobatan. Metode: Teknik pengoleksian data pada tinjauan ini diambil dari Pubmed, Sciencedirect, NEJM, dan BMJ untuk mendapatkan evaluasi terapi baik efek samping, perbaikan klinis, dan westley croup score setelah terapi. Uji kualitas setiap artikel dilakukan dengan metode GRADE. Hasil: Terkumpul 72 artikel dengan empat artikel yang layak dengan kualitas artikel tinggi, sedang, dan rendah. Terdapat durasi perbaikan rata-rata yang signifikan dan tidak diperlukan penambahan steroid pada terapi. Follow-up diperlukan untuk mengetahui efek samping setelah pengobatan (perubahan mood, gangguan tidur, nyeri perut, dan sakit kepala). Kesimpulan: Terapi dexametason efektif dan baik terhadap pengobatan croup-laringotrakeobronkitis pada anak dan mengurangi gejala pasca terapi.
PENGARUH PERUBAHAN KADAR pH KULIT TERHADAP NAPKIN ECZEMA Adi Topan Ramdani; S Sulistiyani; Devi Usdiyana Rosyidah; Dodik Nursanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Napkin eczema atau diaper dermatitis adalah reaksi inflamasi pada kulit daerah perineum dan perianal (daerah popok). Diketahui Napkin eczema ini mempengaruhi 7% sampai 35% dari populasi umum, dengan insiden terbesar antara usia 9 sampai 12 bulan. Penggunaan popok merupakan salah satu faktor penyababnya. Keberadaan feses dan urin yang menumpuk pada popok dalam waktu yang lama dapat meningkatkan pH kulit menjadi basa sehingga berpengaruh terhadap kerusakan barrier kulit. Apabila hal ini terjadi secara terus menerus dapat menyebabkkan gangguan kulit seperti eritem dan maserasi karena peningkatan pH kearah basa, dengan nilai (pH >7). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah terdapat pengaruh perubahan kadar pH terhdap kejadian Napkin eczema. Desain penelitian menggunakan metode literature review. Sumber data sekunder yang diperoleh berupa artikel jurnal internasional. Pencarian literature dalam literature review ini menggunakan dua database yaitu Pubmed, Sciene Direct dan dilaporkan dengan mengunakan metode PRISMA dan metode narrative. kata kunci tingkat pH kulit or Napkin eczema or dermatitis popok or diaper rash. Penelitian dilakukan tanggal 20 Desember 2020 Hasil penelitian terdapat data gabungan dari 2 database sebanyak 298, didapatkan 24 artikel dari indexing PubMed dan 274 artikel dari indexing Science Direct. Setelah duplikat artikel dihilangkan, total tersisa 298. Kemudian setelah diidentifikasi judul dan abstrak dari masing-masing artikel tersebut, 291 artikel tidak memenuhi kriteria inklusi, tersisa 7 artikel yang sesuai. Dari ke 7 artikel tersebut semuanya dapat diakses oleh peneliti dan diinklusikan dalam penelitian ini. Simpulan ada pengaruhnya perubahan kadar pH kulit terhadap kejadian Napkin eczema serta kondisi pH basa (>7) paling banyak menyebabkan Napkin eczema. Jadi teori peneliti pada hipotesis dengan teori penelitian yang lainnya ini sama. Menjaga kadar pH kulit tetap stabil sangat penting untuk kesehatan kulit bayi. Kondisi kulit yang memiliki pH > 7,0 dan pH < 4,0 dapat merusak barrier kulit sehingga rentan terkena Napkin eczema.
EFEKTIFITAS ANTAGONIS INTERLEUKIN 6 PADA PASIEN COVID 19: REVIEW Zaid Ziyaadatulhuda Ashshiddiiq; Anisa Ellen Brilyani; Muhammad I&#039;zaz Imtiyaz Yumna
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) dapat berkembang menjadi badai sitokin yang dikaitkan dengan munculnya disfungsi organ dan kematian. Pemberian antagonis interleukin 6 (IL6) diharapkan mampu menekan jumlah sitokin proinflamasi sehingga dapat mengurangi keparahan badai sitokin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian antagonis interleukin 6 pada pasien COVID-19. Literatur review ini menggunakan metode PRISMA ((Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk ekstraksi data. Database yang digunakan meliputi Science direct dan Pubmed dengan menggunakan kata kunci “IL 6 Receptor Antagonist” and “Covid". Didapatkan 155 artikel dari science direct dan 29 artikel dari Pubmed. Diperoleh 12 artikel akhir yang dianalisis. Terdapat 10 penelitian yang menggunakan tocilizumab sebagai intervensi, 2 penelitian menggunakan sarilumab dan 1 penelitian menggunakan lenzilumab. Waktu intervesi berbeda beda setiap penelitian, terdiri dari 7(sebanyak 3 penelitian), 14(2),21(2),28(2),30(1), 31(1), dan 90(1) hari. Sebanyak 10 penelitian menunjukkan perbaikan klinis dan penurunan risiko kematian sedangkan 2 penelitian lain menunjukkan hasil yang berbeda. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengurangi bias penelitian sehingga dapat memberikan hasil yang lebih meyakinkan terkait efek penggunaan antagonis interleukin 6.
PIDANA TENAGA KESEHATAN TERHADAP MALPRAKTIK DAN NEGLIGENCE DALAM TINDAKAN KHITAN (SIRKUMSISI) N Nurhayani; Niken Sari Oktafiani; Rahmat Dani Yamsun; Reza Khairunnisa; Tyas Hanurita Subekti; Hafish Harfian Rajendra; Fena Auliany
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malpraktik merupakan kelalaian ataupun kesalahan yang dilakukan oleh tenaga medis dalam melaksanakan profesinya yang tidak sesuai standar prosedur dan standar profesi, akibat kelalaian ataupun kesalahan tersebut pasien bisa menderita luka berat, cacat bahkan sampai meninggal dunia. Negligence merupakan sikap kurang hati-hati menurut ukuran yang wajar, acuh tak acuh, dan ceroboh. Salah satu tujuan penulisan laporan ini adalah memahami peraturan dan peran bioetik kedokteran dalam Pidana Tenaga Kesehatan Terhadap Malpraktik Dan Negligence Dalam Tindakan Khitan. Metode penulisan laporan ini adalah analisis kualitatif yang akan memaparkan analisis kasus dalam sudut pandang hukum, bioetik, kedokteran, dan etika profesi. Hasil didapatkan pertanggungjawaban dari tenaga kesehatan yang terkait pada korban malpraktik mendapatkan pidana sesuai hukum yang berlaku. Kesimpulannya tenaga medis hendaknya selalu menerapkan kaidah dasar bioetik dimana bisa membantu dalam menentukan tindakan yang akan direncanakan sekaligus mengingatkan kewajiban yang seharusnya. Maka dari itu penting untuk dievaluasi karena memiliki efek yang merugikan bagi pasien sehingga kesalahan dan kelalaian tidak terulang kembali di kemudian hari.
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C SEBAGAI IMUNOMODULATOR PASIEN INFEKSI SALURAN NAPAS Faiz Maulana; Burhannudin Ichsan
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: : Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi yang terdapat pada saluran nafas atas maupun saluran nafas bagian bawah. Infeksi akut ini menyerang salah satu bagian/lebih dari saluran napas mulai hidung sampai alveoli termasuk adneksanya (sinus, rongga telinga tengah, pleura). Patogen menyebabkan kerusakan dengan berbagai mekanisme seperti dengan memproduksi toxin, protease, dan faktor dari bakteri sendiri seperti pembentukan kapsul yang tahan dari fagositosis. Sistem kekebalan memiliki peran utama dalam melawan infeksi tetapi untuk membuat kekebalan sel berfungsi dengan baik diperlukan beberapa suplemen seperti vitamin C. Kajian ini ditulis untuk melihat secara khusus pengaruh dari vitamin C terhadap respon tubuh sebagai proses pencegahan dan pengobatan infeksi saluran napas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi systematic review yang menggunakan database berbasis online meliputi PubMed, Science Direct, dan Cochrane antara tahun 2010 sampai 2020. Telaah jurnal dilakukan pada 334 jurnal ilmiah, didapatkan 10 jurnal yang sesuai dengan kriteria restriksi dan PICO. Hasil: Hasil telaah 9 jurnal didapatkan bahwa vitamin C mampu mempercepat proses penyembuhan, memodulasi sitokin inflamasi, dan menurunkan kerusakan organ pada objek penelitian dan berpotensi meningkatkan kesembuhan terhadap infeksi saluran napas. Kesimpulan: Penggunaan vitamin C pada pasien dengan infeksi saluran napas layak secara klinis dalam pengobatan maupun pencegahannya.
XENOTRANSPLANTASI ORGAN BABI DALAM TINJAUAN BIOETIK, HUKUM NEGARA, DAN MAQOSID SYARIAH Aliffia Setyawibowo Putri; Piping Ardiato; Alessandro Melanio Putra Pratama; Faridita Khoirun Nisa; Ryllia Nurul Ash Shiddieqy; Nur Azhari; S Sulistyani
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transplantasi adalah suatu tindakan dalam bidang medis, yang bertujuan untuk menghilangkan alat atau jaringan manusia dari tubuh sendiri atau tubuh orang lain untuk menggantikan alat atau jaringan tubuh yang tidak dapat berfungsi dengan baik. Di tahun 2017, sebanyak 114.000 pasien di Amerika Serikat mengantri untuk transplantasi organ, dan juga kepastian jumlah organ yang masih tersedia. Tujuan penulisan artikel review ini untuk memenuhi tugas blok bioetik dan mengetahui lebih jelas hukum islam tentang xenotranplantasi. Ada tiga hal yang dapat mengatasi kelangkaan organ transplantasi, yaitu: memperbanyak organ donor yang sudah meninggal, “bioengineering” organ transplantasi biasanya menggunakan sel punca atau progenitor, menggunakan organ hewan atau xenotransplantasi dimana dapat mengatasi kekurangan transplantasi organ manusia dalam jangka pendek. Ilmu xenotransplantasi terutama dikembangkan dari penelitian menggunakan jaringan dan organ babi. Meskipun babi memiliki matriks yang ideal secara klinis untuk penelitian dan pengobatan xenotransplantasi, ada masalah besar dengan penggunaannya dari perspektif bioetika Islam. Beberapa ahli hukum agama mengizinkan pengobatan berbasis daging babi berdasarkan arūrah (kebutuhan), tetapi yang lain masih tidak mempercayainya karena Nabi menggunakan bahasa yang jelas ketika melarang penggunaan zat najis dalam pengobatan. Oleh karena itu, transplantasi organ menggunakan organ babi diharamkan atas dasar ayat Al-Qur’an dan Hadits tetapi bila sangat terdesak dan mengancam nyawa diperbolehkan dengan syarat-syarat yang berlaku.
KERJASAMAGI FAKOEMULSIFIKASI TERHADAP KATARAK MATUR YANG MENGGANGGU AKTIFITAS: LAPORAN KASUS Atik Wijayanti; Sahilah Ermawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katarak adalah penyakit yang..ditandai denganKkekeruhan Iensa pada mataLsehingga menggangguLproses masuknyaMcahaya kedaIam mata. Salah tatu jenis katarak yaitu katarak matur, yang ditandai dengan kondisi penglihatan pasien menurun drastis menjadi 1/300 atau hanya dapat melihat lambaian tangan dalam jarak I meter sehingga akan mengganggu aktivitas penderitanya. Prevalensi kebutaan di Indonesia merupakan yang tertinggi di AsiaTTenggara, yaitu I,5% dengan 52,0% dari jumlah tersebutP(0,8%) disebabkan oleh katarak. Kami melaporkan 5 kasus katarak matur yang terdiri dari 3 pasien berjenis kelamin Iaki-Iaki dan 2 pasien berjenis kelamin perempuan. Faktor risiko yang berperan dalam serial kasus ini yaitu: terdapat 4 pasien yang menderita hipertensi, 1 pasien dengan diabetes melitus, 3 pasien yang dahulu bekerja sebagai petani, 1 pasien dengan riwayat merokok saat muda dan 1 pasien perokok aktif. Setelah terdiagnosis katarak, semua pasien tidak bekerja karena keluhan mata buram yang mengganggu pasien dalam melakukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari sehingga membutuhkan bantuan anggota keluarga lain. Semua pasien dalam serial kasus ini dilakukan..tindakan pembedahan dengan tindakann fakoemulsifikasi. Fakoemulsifikasi memiliki kelebihan penyembuhan Iuka yang cepat, perbaikan pengIihatan lebih baik, tidak menimbu.kan astigmatisma pasca.bedah dan dapat mengontro1 keda1aman kamera oku1i anterior.
KERJASAMA DOKTER DAN INDUSTRI FARMASI TERKAIT OBAT PADA PASIEN Anis Afkar Adilah; Amelia Rizki Ningtiyas; Restiana Nugraheni Kusumastuti; Ilham Taufik Mandja; Khonsa Afifah Husniyyah; Nuzhulla Nuri Akmalina; S Sulistyani
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama dokter dan perusahaan farmasi yang merugikan finansial pasien disebabkan oleh pemberian resep obat oleh dokter. Resep yang diberikan oleh dokter atas dasar kerjasama dengan perusahaan farmasi demi kepentingan pribadi akan berakibat penurunan kualitas pelayanan kesehatan dan juga menyebabkan harga obat secara umum lebih mahal. Kerjasama dokter dan industri/ perusahaan farmasi dilakukan dengan memberikan obat paten tertentu pada pasien dan dijual dengan harga yang cukup tinggi. Hal tersebut dilakukan agar di lapangan obat tersebut laku sehingga industri farmasi akan menindaklanjuti dokter yang bekerjasama dengan memberikan pesan untuk meresepkan obat dengan perjanjian tertentu. Artikel ini dibuat bertujuan untuk menjawab empat masalah pokok berupa memahami peraturan, peran bioetik kedokteran, peran hukum, etika profesi dalam kerjasama dokter dan industri farmasi terkait obat pada pasien. Kode etik kewajiban umum profesi dokter diatur dalam Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) yang dibentuk oleh Majelis Kode Etik Kedokteran tahun 2012. Tindakan kooperasi dokter dan industri farmasi dalam meresepkan obat berkaitan dengan mencari keuntungan pribadi sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan kondisi dari pasien. Kolusi dari tindakan kooperasi dokter dan industri farmasi diatur dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia dalam Tindak Pidana kolusi. Kerjasama dokter dan perusahaan farmasi terbukti tidak sesuai dengan KODEKI dan peraturan perundang-undangan. Selain itu, tindakan kooperasi tersebut tidak selaras dengan KODEKI serta peraturan hukum, kerjasama tersebut menimbulkan adanya konflik dalam norma dilihat dari sisi perspektif pasien.
NY. LH DENGAN PNEUMONIA BAKTERIAL: LAPORAN KASUS MRS. LH WITH BACTERIAL PNEUMONIA Sevtyana Indra Sutisna; Fathan Mustafid; Ratna Lusiawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2021: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan peradangan paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit), tidak termasuk pnemonia yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Angkat kejadian penumonia lebih serint terjadi di negara berkembang. Pneumonia menyerang sekitar 450 jta orang setiap tahunnya. Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, prevalensi pneumonia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan yaitu sekitar 2%, sedangkan tahun 2013 adalah 1,8%. Peningkatan kasus pneumonia terutama pada usia lanjut dengan angka kematian penumonia secara umum sekitar 10%. Gejala yang muncul pada pneumonia diantaranya demam, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernapas. Penegakkan diagnosis pneumonia berdasarkan anamnesis mengenai gejala klinis yang timbul pada pasien, ditermukan suara rhonki pada pemeriksaan fisik, dan gambaran radiologis dada yang merujuk pada gambaran penumonia. Tatalaksana kasus pneumonia adalah diagnosis dini dan segera memulai dengan pemberian antibiotik yang tepat. Sampai saat ini terapi pneumonia hanya mengandalkan antibiotik.

Page 1 of 54 | Total Record : 532