Meningoencephalitis adalah kondisi neurologis yang mengandung kedua gejala meningitis dan encephalitis - inflamasi pada bagian meningen (lapisan dari CNS) dan infalmasi dari jaringan otak sendiri. Demam, nyeri kepala, meningismus, perubahan status mental,defisit neurologis dan atau kejang adalah gejala meningoensefalitis. Kami melaporkan presentasi klinis dan penatalaksanaan sebuah kasus anak dengan penyakit meningoencephalitis. Seorang anak laki-laki umur 13 tahun dengan keluhan utama kejang disertai penurunan kesadaran dengan kaku kedua tangan maupun kaki. Keluhan tambahan berupa awalnya demam,batuk dan pilek terlebih dahulu bentuk nya seperti lendir di alami sudah 3 hari SMRS. Pasien lalu dibawa ke RSUD Dr. Sayidiman Magetan dengan keluhan kejang sebanyak 2x dengan durasi ± 5 menit dengan disertai penurunan kesadaran, saat kejang terjadi, mata pasien melotot ke atas, kaku kedua tangan maupun kaki. Batuk (+), pilek (+), muntah (-), diare (-), trauma kepala (-), kesadaran sopor. Pasien memiliki riwayat gigi berlubang dan tonsilitis sejak lama. Pemeriksaan fisik didapatkan kaku kuduk (+), reflex babinski (+/+), Penatalaksanaan Anak dengan meningorncephalitis menggunakan terapi antibiotic. Beberapa kelainan neurologis dapat terjadi pada pasien Meningoencephalitis.
Copyrights © 2026