Karsinoma kolon rektosigmoid merupakan salah satu keganasan saluran cerna yang sering dijumpai dan dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada kasus lanjut atau dengan keterlambatan diagnosis. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan perjalanan klinis, penatalaksanaan, serta luaran pasien dengan karsinoma kolon rektosigmoid yang mengalami komplikasi pascaoperasi berupa kebocoran anastomosis dan syok sepsis. Seorang pasien usia lanjut datang dengan keluhan gangguan pola defekasi, nyeri perut, dan perdarahan per rektal. Pemeriksaan klinis dan penunjang mengarah pada diagnosis tumor kolon kiri, sehingga dilakukan tindakan laparotomi dan reseksi tumor. Pascaoperasi, pasien mengalami perburukan kondisi akibat kebocoran anastomosis yang berkembang menjadi sepsis berat dan syok sepsis meskipun telah diberikan tatalaksana intensif. Kasus ini menyoroti tingginya risiko komplikasi dan mortalitas pada pembedahan kolorektal, khususnya pada pasien dengan faktor risiko tertentu. Optimalisasi kondisi preoperatif, teknik bedah yang adekuat, serta pemantauan pascaoperasi yang ketat sangat diperlukan untuk menurunkan risiko komplikasi dan memperbaiki luaran klinis pasien kanker kolorektal.
Copyrights © 2026