Fraktur femur merupakan hilangnya kontinuitas tulang akibat trauma fisik hebat yang memerlukan penanganan komprehensif untuk mencegah komplikasi sistemik seperti syok. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendokumentasikan diagnosis dan penatalaksanaan bedah pada kasus fraktur terbuka 1/3 distal femur sinistra. Metode yang digunakan adalah studi laporan kasus klinis yang meliputi evaluasi melalui survei primer dan sekunder, pemeriksaan penunjang radiologi, serta tindakan operatif Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Subjek adalah seorang laki-laki berusia 17 tahun yang mengalami kecelakaan sepeda motor dengan keluhan nyeri hebat (VAS 9) disertai luka terbuka dengan paparan tulang. Hasil intervensi menunjukkan bahwa setelah dilakukan fiksasi internal menggunakan plat dan sekrup, kondisi pasien stabil dengan penyembuhan luka yang baik. Dalam pemantauan selama empat minggu, skala nyeri pasien menurun signifikan hingga mencapai VAS 0, luka operasi tampak kering, dan dilakukan pengangkatan jahitan tanpa adanya komplikasi infeksi. Simpulan dari laporan ini menegaskan bahwa keberhasilan penanganan fraktur terbuka sangat bergantung pada penerapan prinsip 4R (Recognize, Reduksi, Retaining, dan Rehabilitasi) serta manajemen nutrisi dan rehabilitasi pasca-operasi guna memulihkan fungsi ekstremitas secara optimal.
Copyrights © 2026