Penggunaan rokok elektronik (RE) meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, namun dampaknya terhadap kesehatan kardiovaskular masih menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bukti terkini mengenai peran RE dalam patogenesis aterosklerosis. Studi pada manusia diidentifikasi melalui PubMed, PMC, ScienceDirect, Scopus, dan penelusuran secara manual, dengan kriteria artikel terbit pada tahun 2019-2024 yang berisi tentang analisa terhadap efek RE pada proses aterosklerosis. Kualitas studi dinilai menggunakan pedoman PRISMA. Dari 1.499 artikel yang disaring, enam studi memenuhi kriteria inklusi. Lima studi yang melibatkan 3.963 partisipan menunjukkan hubungan signifikan antara penggunaan EC dan proses terkait aterosklerosis, termasuk peningkatan biomarker inflamasi (IL-6, hs-CRP, fibrinogen, sICAM-1, TNF-α, dan F2-isoprostane) serta perubahan vaskular seperti inflamasi pembuluh darah, penebalan dinding, pembentukan trombus trombosit, dan peningkatan beban plak. Tiga studi juga melaporkan efek vaskular akut setelah paparan EC, berupa peningkatan denyut jantung, tekanan darah, marker inflamasi, dan pembentukan trombus. Secara keseluruhan, bukti yang ada menunjukkan bahwa penggunaan EC berpotensi menyebabkan cedera endotel dan vaskular yang dapat mempercepat perkembangan aterosklerosis.
Copyrights © 2026