Diare cair akut adalah buang air besar lebih dari 3 kali dalam 24 jam dengan konsistensi cair dan berlangsung kurang dari 2 minggu. Anak dengan diare sangat rentan kehilangan banyak cairan dan beresiko menyebabkan dehidrasi. Diare dengan dehidrasi dapat diklasifikasikan menjadi tanpa dehidrasi, dehidrasi ringan-sedang, dan dehidrasi berat. Kami melaporkan kasus seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dengan BAB cair sejak 3 hari SMRS. BAB cair bercampur ampas tanpa lendir dan darah dengan total BAB 17x. Pasien juga mengalami muntah total sebanyak 16x. Total Ciran yang dikeluarkan yaitu sebanyak 663 ml. Pasien rewel dan tampak kehausan. Keluhan lain: lemas (+), BAK sedikit (+), nafsu makan turun (+), kembung (+),nyeri perut (+). Keadaan umum pasien tampak rewel. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya mukosa mulut dan bibir kering. Pemeriksaan abdomen didapatkan penurunan turgor dan bising usus meningkat. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan Peningkatan monosit dan penurunan MCH dan Eosinofil, Angka leukosit normal. Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan Diare Cair Akut dengan Dehidrasi ringan-sedang. Pasien mendapatkan terapi infus RL 91,6 cc/jam selama 3 jam lanjut 42 cc/jam, injeksi Ondancetron 1,5 mg/8 jam, injeksi ranitidine 10mg/12 jam, injeksi, L Bio 2x1, dan Zinc 1x20 mg.
Copyrights © 2026