Asma eksaserbasi adalah terjadinya peningkatan progresif dari sesak napas, batuk, wheezing, dada terasa berat, atau beberapa kombinasi dari gejala-gejala tersebut. Menurut laporan dari World Health Organization (WHO) dalam World Health Report pada tahun 2000 menyebutkan, 5 penyakit paru utama merupakan 17,4% dari seluruh kematian di dunia, masingmasing terdiri dari infeksi paru sekitar 7,2%, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) 4,8%, Tuberkulosis 3,0%, Kanker paru/bronkus/trakea 2,1%, dan Asma 0,3% (GINA, 2011). Asma bermanifestasi dengan fenotipe yang beragam, kemungkinan besar dipengaruhi oleh interaksi rumit antara faktor genetik dan lingkungan. Asma dapat diklasifikasikan berdasakan fenotip (fungsional dan fisiopatologis), keparahan (intermiten, ringan, sedang, dan berat), presentasi klinis (akut dan kronis), dan etiologi (alergi dan non alergi atau ekstrinsik dan intrinsik) (Athari, 2019).
Copyrights © 2026