Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei var. hominis dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan padat penduduk. Penyakit ini sering menimbulkan komplikasi berupa infeksi bakteri sekunder akibat garukan berulang. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis, diagnosis, serta penatalaksanaan skabies yang disertai furunkel dan karbunkel pada seorang anak. Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun datang dengan keluhan gatal hebat sejak satu bulan, terutama pada malam hari, disertai lesi kulit di sela jari tangan dan kaki. Pemeriksaan dermatologis menunjukkan papula eritematosa, pustula, ekskoriasi, serta abses yang konsisten dengan skabies dengan infeksi sekunder. Diagnosis ditegakkan berdasarkan terpenuhinya tiga dari empat tanda kardinal skabies. Pasien diberikan terapi topikal berupa permetrin 5% serta terapi sistemik berupa antibiotik, antihistamin, dan analgesik. Edukasi mengenai kebersihan diri dan lingkungan juga diberikan. Setelah terapi, keluhan gatal berkurang dan lesi kulit menunjukkan perbaikan. Penanganan komprehensif diperlukan untuk mencegah komplikasi dan kekambuhan skabies.
Copyrights © 2026