Hernia umbilikal merupakan kondisi penonjolan viskus intraabdominal melalui cincin umbilikalis akibat kelemahan dinding perut. Penyakit ini dapat terjadi pada anak maupun dewasa, dengan faktor risiko antara lain peningkatan tekanan intraabdominal (obesitas, kehamilan, asites) dan kelemahan jaringan ikat. Untuk menjelaskan gambaran klinis, faktor risiko, diagnosis, dan penatalaksanaan hernia umbilikalis.Penulisan dilakukan dengan metode tinjauan pustaka dari berbagai literatur terkait hernia umbilikalis, meliputi aspek anatomi, epidemiologi, etiologi, klinis, diagnosis, dan terapi. Hernia umbilikalis sering ditemukan pada bayi prematur karena belum sempurnanya penutupan cincin umbilikalis, sedangkan pada dewasa lebih sering dipicu oleh kondisi peningkatan tekanan intraabdominal. Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik berupa benjolan di daerah umbilikus yang menonjol saat batuk atau mengejan. Komplikasi yang dapat timbul adalah inkarserasi dan strangulasi. Terapi utama pada kasus simptomatik maupun berisiko komplikasi adalah hernioplasti atau herniorafi. Hernia umbilikalis merupakan kelainan dinding perut yang cukup sering terjadi, dengan diagnosis klinis yang relatif mudah ditegakkan. Penatalaksanaan definitif berupa tindakan operatif perlu dipertimbangkan untuk mencegah komplikasi serius.
Copyrights © 2026