Latar Belakang: Struma nodusa non toksik merupakan pembesaran kelenjar tiroid yang ditandai adanya nodul tanpa disertai gangguan fungsi hormon tiroid dan sering berkaitan dengan defisiensi yodium. Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan diagnosis dan tatalaksana struma nodusa non toksik. Laporan Kasus: Pada kasus ini dilaporkan seorang perempuan berusia 41 tahun dengan keluhan benjolan pada leher kanan yang membesar perlahan selama dua tahun tanpa nyeri maupun gejala gangguan hormon tiroid. Pemeriksaan fisik menunjukkan pembesaran kelenjar tiroid, dan ultrasonografi leher yang menunjukkan nodul solid pada tiroid kanan. Pasien menjalani rawat inap dan direncanakan menjalani tindakan tiroidektomi. Hasil: Kondisi pascaoperasi stabil dengan perbaikan klinis dan tanpa komplikasi bermakna. Kesimpulan: Diagnosis struma nodusa non toksik ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan komprehensif dan konfirmasi radiologis penting dalam menegakkan diagnosis struma nodusa non toksik serta menentukan pilihan terapi yang tepat. Tiroidektomi merupakan pilihan tatalaksana yang efektif pada struma nodusa non toksik dengan nodul progresif.
Copyrights © 2026