Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah yang ada di Indonesia. Tidak hanya itu, kurangnya interaktivitas dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi Keberagaman Budaya Indonesiaku di sekolah dasar turut melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mngembangkan media pembelajaran yang bernama SoloVerseAR berbasis Augmented Reality dengan model ADDIE guna memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode yang digunakan adalah metode Research and Development dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SoloVerseAR dinyatakan layak oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media dengan beberapa penyempurnaan. Selain itu hasil uji coba pada kelompok kecil dan kelompok besar menunjukkan respon positif dari peserta didik, ditandai dengan ketertarikan, motivasi siswa, serta kemudahan dalam memahami materi lewat media ini. Dengan demikian, media SoloVerseAR berbasis Augmented Reality dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk membantu peserta didik memahami keragaman kebudayaan secara mendalam.
Copyrights © 2026