Laba yang mampu dihasilkan sebuah perusahaan sering dijadikan tolok ukur utama atas baiktidaknya pengelolaan bisnisnya. Studi ini menguji pengaruh arus kas serta pertumbuhan penjualan terhadap Return on Assets (ROA) pada emiten manufaktur subsektor aneka industri yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2022–2025, dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan tahunan masingmasing perusahaan lewat pendekatan kuantitatif. Sebanyak 22 perusahaan terpilih melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 88 titik observasi yang diolah dengan regresi data panel pada EViews 14; model yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM), dikoreksi lebih lanjut dengan Panel EGLS (Crosssection Weights). Hasilnya, arus kas terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sementara pengaruh pertumbuhan penjualan tidak signifikan. Simpulannya, arus kas menjadi pendorong utama kinerja keuangan perusahaan, sedangkan peran pertumbuhan penjualan terhadap ROA masih terbatas pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri sepanjang masa penelitian ini.
Copyrights © 2026