Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo
Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Borneo

Tingginya Prevalensi Sel Burr Tanpa Hubungan yang Signifikan dengan Kadar Ureum dan Kreatinin pada Pasien Gagal Ginjal Kronik: High Prevalence of Burr Cells Without Significant Association with Urea and Creatinine Levels in Chronic Kidney Disease Patients

Pramudiatmoko (Analyst student on Al-Irsyad University Cilacap)
Yusuf Eko Nugroho (Al-Irsyad Cilacap University)
Ira Pangesti (Al-Irsyad Cilacap University)
Imam Agus Faizal (Al-Irsyad Cilacap University)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penurunan fungsi ginjal menyebabkan akumulasi ureum dan kreatinin dalam darah serta dapat memicu perubahan morfologi eritrosit seperti sel burr. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar ureum dan kreatinin dengan temuan sel burr pada pasien GGK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 pasien GGK yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium berupa kadar ureum, kreatinin, dan apusan darah tepi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kadar ureum dan kreatinin berada di atas nilai normal. Sebagian besar pasien (74,5%) menunjukkan adanya sel burr pada apusan darah tepi. Namun, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar ureum dan kreatinin dengan temuan sel burr (p > 0,05). Analisis regresi juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut tidak berpengaruh secara simultan terhadap keberadaan sel burr. Kesimpulan: Kadar ureum dan kreatinin tidak berhubungan secara signifikan dengan temuan sel burr pada pasien GGK, sehingga tidak dapat digunakan sebagai prediktor langsung perubahan morfologi eritrosit

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mlt

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Teknologi Laboratoium Medik Borneo adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dua kali setahun oleh Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda. Jurnal ini merupakan media publikasi penelitian tentang segala aspek ilmu Teknologi Laboratorium Medik yang inovatif, kreatif, ...