Keterlambatan proyek konstruksi sering dipicu oleh perencanaan tenaga kerja dan penjadwalan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan durasi dan biaya tenaga kerja pada Proyek Gedung 8 Lantai dengan mengintegrasikan CPM dan teknik crashing berbantuan Microsoft Project. Metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menganalisis data durasi, ketergantungan aktivitas, dan biaya tenaga kerja. Hasil identifikasi menunjukkan lintasan kritis meliputi pekerjaan struktur bawah, atas, arsitektur, dan MEP. Penerapan crashing (lembur dan penambahan pekerja dengan peningkatan produktivitas 1,4 kali) berhasil mempersingkat durasi proyek secara signifikan. Total biaya keseluruhan (tenaga kerja dan alat) justru menurun, misalnya pada struktur bawah dari Rp3,11 miliar menjadi Rp2,80 miliar. Integrasi CPM dan crashing terbukti efektif mengoptimalkan durasi dan efisiensi biaya proyek gedung bertingkat.
Copyrights © 2027