Pemanfaatan teknologi informasi pada layanan publik, khususnya pada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Manado, diwujudkan melalui aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Namun, identifikasi awal menunjukkan adanya kendala pada pengalaman pengguna (UX) dan antarmuka pengguna (UI) aplikasi tersebut, seperti navigasi yang membingungkan dan tata letak yang kurang intuitif. Kondisi ini berpotensi menghambat akses informasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan dan perancangan ulang UI/UX pada aplikasi PPID BP2MI Manado guna meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. Penelitian ini menggunakan metodologi Design Thinking yang terdiri dari tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan staf KP2MI serta PMI. Purwarupa aplikasi kemudian dikembangkan menggunakan platform Kodular. Selanjutnya, evaluasi hasil perancangan ulang dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kegunaan dan kepuasan pengguna secara objektif. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan berupa purwarupa aplikasi antarmuka yang interaktif dan tervalidasi kegunaannya, yang dapat memberikan kemudahan akses informasi bagi PMI serta menjadi model optimalisasi layanan digital bagi lembaga pemerintah.
Copyrights © 2026