Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora
Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora

Perbedaan Penggunaan Topik Policy antara Kandidat 1 dan Kandidat 2 dalam Debat Calon Wali Kota Pekalongan 2024: Analisis Isi dengan Teori Fungsional

Khaila Irdina Alisya (Universitas Padjadjaran)
Ikhsan Fuady (Universitas Padjadjaran)
Kunto Adi Wibowo (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini penting untuk menguji penerapan Functional Theory dari Benoit pada debat politik tingkat daerah, khususnya pemilihan wali kota, yang masih jarang diteliti dibanding tingkat presidensial. Hipotesis yang diajukan adalah adanya perbedaan penggunaan topik kebijakan (past deeds dan future plans) antara kandidat penantang dan petahana. Menggunakan metode analisis isi kuantitatif, penelitian ini mengkaji 526 unit analisis ujaran dari transkrip video debat Pilwalkot Pekalongan 2024 melalui uji statistik chi-square. Hasil deskriptif menunjukkan petahana lebih dominan menggunakan past deeds (56,7%), sedangkan penantang menonjolkan future plans (54,4%). Namun, uji Pearson Chi-Square menghasilkan nilai 5.112 (p=0.078 > 0.05), sehingga hipotesis nol gagal ditolak. Kesimpulannya, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik, menunjukkan bahwa generalisasi teori Benoit pada level nasional tidak selalu menghasilkan pola signifikansi yang sama di tingkat kota.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jksh

Publisher

Subject

Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora publication aims to facilitate interaction, discussion and updating of academic ideas related to discussions of structure and dynamics in the fields of social sciences and humanities. This journal scope such as; anthropology, history, political science, law, ...