Bandung Conference Series: Mining Engineering
151 - 158

Analisis Kinerja Pompa Tanah terhadap Instalasi Pencucian pada Kapal Isap Produksi 12 PT Timah Tbk. di Laut Air Kantung

Adista Mauli (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)
Sriyanti (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)
Rahman Ardhiansyah (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. The Production Suction Dredger (PSD) is the primary equipment used in offshore tin mining operations, integrating excavation, slurry transportation, and mineral processing. The performance of the soil pump plays a crucial role in maintaining slurry flow to the washing plant, thereby affecting operational efficiency. This study aims to analyze the performance of the soil pump in relation to the washing plant at Production Suction Dredger 12 (PSD 12) operating in Air Kantung Waters, Bangka Regency. A quantitative approach was employed by analyzing technical parameters, including material transport velocity, slurry discharge, pump head, suction power, pump rotational speed (RPM), and earthmoving rate based on field observations, pump specifications, and drilling profile data. The results indicate that the actual earthmoving rate exceeded the company's production target of 200 m³/h. The required pump speed was calculated at 445.420 RPM, while the actual operating speed reached 470.514 RPM, resulting in a difference of 25.094 RPM. This condition indicates that the pump operated above its optimum capacity and may produce slurry discharge exceeding the washing plant capacity. Therefore, optimizing pump RPM and suction power according to mining conditions is essential to improve operational efficiency and maintain stable production performance.   Abstrak. Kapal Isap Produksi (KIP) merupakan sarana utama dalam penambangan timah lepas pantai yang mengintegrasikan proses penggalian, pengangkutan, dan pencucian material. Kinerja pompa tanah berperan penting dalam menjaga kontinuitas aliran slurry menuju instalasi pencucian sehingga memengaruhi efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pompa tanah terhadap instalasi pencucian pada KIP 12 yang beroperasi di Laut Air Kantung, Kabupaten Bangka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis kecepatan angkut material, debit angkut material, head pompa, daya isap pompa, putaran pompa (RPM), dan laju perpindahan tanah berdasarkan data lapangan, spesifikasi pompa, serta profil bor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju perpindahan tanah aktual telah melampaui target perusahaan sebesar 200 m³/jam. Kebutuhan putaran pompa sebesar 445,420 RPM, sedangkan putaran aktual mencapai 470,514 RPM, sehingga terdapat selisih 25,094 RPM. Kondisi tersebut menunjukkan pompa masih mampu memenuhi kebutuhan pengangkutan material, namun beroperasi di atas kondisi optimum sehingga berpotensi menghasilkan debit slurry yang melebihi kapasitas instalasi pencucian. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian RPM dan daya isap pompa agar sesuai dengan karakteristik lapisan penambangan dan kapasitas instalasi pencucian untuk meningkatkan efisiensi operasi.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSME

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Bandung Conference Series: Mining Engineering (BCSME) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Teknik Pertambangan dengan ruang lingkup Analisis sensitivitas Net Present Value (NPV), Anggaran Biaya Crushing Plant, API 5L Grade B, Belt Conveyor, ...