This study aims to analyze the impact of technological literacy, artificial intelligence (AI) utilization, and academic achievement on the quality of the student learning environment in higher education. The background emphasizes the integration of digital technology to foster a conducive academic atmosphere. Utilizing a quantitative survey design, the study involved 117 students from the Islamic Primary Education Program at Institut Agama Islam Negeri Curup. Samples were drawn using random sampling, with data collected via structured questionnaires. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling. The results indicate that technological literacy (β=0.162;p=0.023), AI utilization (β=0.192;p=0.035), and academic achievement (β=0.542;p=0.000) exert significant positive effects on the learning environment, with academic achievement emerging as the primary predictor. These findings imply that enhancing digital capabilities alongside student academic performance substantially transforms the educational ecosystem. The study concludes that higher education institutions should optimize technology-based policies to promote effective and interactive learning processes sustainably. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi teknologi, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), dan prestasi akademik terhadap kualitas lingkungan belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Latar belakang penelitian berfokus pada pentingnya integrasi teknologi modern untuk menciptakan iklim akademis yang kondusif. Menggunakan pendekatan kuantitatif survei, penelitian ini melibatkan 117 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah di Institut Agama Islam Negeri Curup sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data memanfaatkan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi teknologi (β=0,162;p=0,023), pemanfaatan AI (β=0,192;p=0,035), dan prestasi akademik (β=0,542;p=0,000) berpengaruh positif serta signifikan secara statistik terhadap lingkungan belajar, dengan prestasi akademik memberikan kontribusi terbesar. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapabilitas digital dan pencapaian akademis mahasiswa mampu mentransformasi kualitas ekosistem pembelajaran secara substansial. Simpulan penelitian merekomendasikan perguruan tinggi untuk mengoptimalkan kebijakan berbasis teknologi demi mendukung efektivitas dan interaktivitas proses pembelajaran secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026