TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM PROGRAM KEAHLIAN KULINER DI SMK

Naura Khalisya Ananta (Universitas Negeri Semarang)
Saptariana Saptariana (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2026

Abstract

Critical thinking skills are one of the key competencies that vocational high school (SMK) students particularly those in the Culinary Arts Program must possess to tackle the increasingly complex challenges of learning and the workplace. One factor believed to influence critical thinking skills is learning motivation, as high motivation can encourage students to be more active in understanding, analyzing, and solving problems during the learning process. This study aims to analyze the effect of learning motivation on students’ critical thinking skills in an in-depth learning approach within the Culinary Arts Program. The study employed a quantitative approach using a survey method. The study population consisted of 139 eleventh-grade students in the Culinary Arts Program at SMK Negeri 6 Semarang, with the sample selected using simple random sampling. Data collection was conducted via a questionnaire that had passed validity and reliability tests. The data were analyzed using descriptive statistics, normality tests, linearity tests, heteroscedasticity tests, simple linear regression analysis, t-tests, and the coefficient of determination. The results showed that learning motivation has a positive and significant effect on students’ critical thinking skills. The higher students’ learning motivation, the higher their critical thinking skills. Therefore, enhancing motivation to learn must be a priority in supporting the development of critical thinking skills in in-depth learning within the Culinary Arts Program. ABSTRAK Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada Program Keahlian Kuliner, untuk menghadapi tantangan pembelajaran dan dunia kerja yang semakin kompleks. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kemampuan berpikir kritis adalah motivasi belajar, karena motivasi yang tinggi dapat mendorong siswa lebih aktif dalam memahami, menganalisis, dan memecahkan permasalahan selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pendekatan pembelajaran mendalam di Program Keahlian Kuliner. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 139 siswa kelas XI Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 6 Semarang, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Semakin tinggi motivasi belajar siswa, semakin tinggi pula kemampuan berpikir kritis yang dimiliki. Oleh karena itu, peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran mendalam di Program Keahlian Kuliner.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teaching

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu ...