Artikel ini mengkaji peran inovasi kurikulum kewirausahaan kontemporer dalam merajut kemandirian ekonomi lulusan sekolah agama. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan lembaga pendidikan untuk tidak hanya membekali peserta didik dengan pengetahuan keagamaan dan teoritis, tetapi juga kompetensi kewirausahaan yang relevan dengan tuntutan ekonomi modern. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pengembangan kurikulum kewirausahaan dapat berkontribusi dalam membentuk lulusan yang mandiri dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum kewirausahaan yang integratif, kontekstual, dan berbasis nilai-nilai Islam mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kemandirian ekonomi peserta didik. Pembahasan juga menegaskan bahwa inovasi kurikulum menjadi jembatan antara nilai-nilai religius dan tantangan ekonomi kontemporer. Kesimpulannya, implementasi kurikulum kewirausahaan kontemporer merupakan strategi efektif dalam menghasilkan lulusan sekolah agama yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Copyrights © 2026