Wariga atau sistem penanggalan tradisional Bali merupakan salah satu wujud budaya dan kearifan lokal masyarakat Bali yang digunakan sebagai pedoman kehidupan. Perubahan zaman yang terjadi dengan cepat menimbulkan fenomena baru yang berdampak pada pelestarian Wariga, khususnya bagi Generasi Z sehingga diperlukan alternatif media informasi baru yang lebih relevan seperti buku ilustrasi yang berfungsi sebagai jembatan pengetahuan Wariga kepada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan konsep perancangan media buku ilustrasi Wariga yang komunikatif bagi Generasi Z, serta (2) Menghasilkan narasi media buku ilustrasi Wariga yang tepat bagi Generasi Z. Untuk mencapai tujuan penelitian peneliti menggunakan teori dan pendekatan Transformasi Budaya, Narasi Visual, dan Desain Komunikasi Visual. Penelitian ini menggunakan kombinasi Metode Penelitian Design Thinking Stanford oleh David Kelley serta Metode Glass Box (Kotak Kaca) dan Black Box (Kotak Hitam) oleh Christoper Jones. Terdapat tiga tahapan pokok yang digunakan, yaitu: Input (Define, Analyze), Proses (Ideate), dan Output (Prototype, Testing). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan angket. Metode analisis data menggunakan model interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian reka desain yang telah dilakukan, diketahui bahwa: (1) Konsep media buku ilustrasi Wariga yang diwujudkan berupa buku ilustrasi bergaya komik infografis dalam dua jenis format yaitu format digital berupa e-book interaktif dan format cetak, serta media pendukung berupa pembatas buku, gantungan kunci, dan sticker vinyl, (2) Narasi media buku ilustrasi Wariga yang diwujudkan terdiri atas tiga babak cerita yaitu Set Up (Pengenalan karakter dan konfllik), Confrontation (Penyajian materi Wariga untuk menjawab konflik), Resolution (Penyelesaian konflik). Hasil uji coba kepada 122 responden yaitu Generasi Z dalam lingkup wilayah Denpasar, Bali, menunjukkan perolehan skor 4409 dari skor maksimum 4880 dengan persentase 90.3% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Maka, dapat disimpulkan hasil yang diwujudkan layak digunakan sebagai alternatif media informasi Wariga bagi Generasi Z.
Copyrights © 2026