Penelitian ini bertujuan meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional pompa booster PP- 900 di PT. XYZ melalui penerapan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Metode ini digunakan untuk merancang sistem pemeliharaan yang berfokus pada fungsi dan risiko kegagalan setiap komponen. Analisis dilakukan menggunakan data data historis kerusakan dan downtime tahun 2023 untuk mengidentifikasi komponen kritis dengan Failure Mode and Effect Analysis dan Logic Tree Analysis. Distribusi waktu kerusakan dan perbaikan dianalisis menggunakan model distribusi Weibull guna memperoleh parameter keandalan, seperti MTBF, MTTR, reliability dan availability. Hasil menunjukkan bahwa bearing merupakan komponen paling kritis dengan tingkat kendala terendah (R = 0,59) dan MTBF 950,63 jam, sedangkan shaft dan motor penggerak memiliki kendala tertinggi (R = 0,89) dengan MTBF 4.277,85 jam. Berdasarkan hasil tersebut, disusun jadwal perawatan preventif dengan interval optimal untuk meminimalkan kegagalan mendadak dan downtime. Penerapan RCM terbukti efektif meningkatkan keandalan sistem pompa dan mendukung keberlanjutan operasional.
Copyrights © 2025