LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGGUNAAN SMART TV SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MEREDUKSI DAMPAK NEGATIF KETERGANTUNGAN SMARTPHONE (BRAIN ROT) PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SDN 1 JELANTIK

Shahibul Ardhi (STAI Al Amin Gersik Kediri Lombok Barat NTB)
Herlina Najwa Amber (SDN 1 Jelantik)
Husaen Sudrajat (STAI Al Amin Gersik Kediri Lombok Barat NTB)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2026

Abstract

ABSTRACT As smartphones become increasingly embedded in the daily lives of elementary school students, the issue of digital learning extends beyond access to technology to include the quality of experiences shaped by its use. This study examines the use of Smart TV at SDN 1 Jelantik as an alternative for directing students’ interactions with digital content toward more structured and meaningful learning experiences. The study employed a qualitative approach with a case study design, drawing information from participant observation, in-depth interviews with the school principal, teachers, students, and parents, as well as documentation studies. The data were analyzed through data condensation, data presentation, and conclusion drawing, while the credibility of the findings was examined through source and technique triangulation. The observed learning experiences revealed changes in how students interacted with media: attention during learning activities became more focused, discussions and peer interactions increased, and participation in learning activities became more collaborative. At the same time, the shared use of the media under teacher guidance reduced students’ tendency to consume digital content passively and without direction, which is associated with concerns about brain rot. These findings position Smart TV as an adaptive substitute medium with the potential to foster healthier digital media consumption habits while supporting the pedagogical use of technology in elementary education. ABSTRAK Ketika smartphone semakin dekat dengan keseharian siswa sekolah dasar, persoalan pembelajaran digital tidak lagi hanya berkaitan dengan akses teknologi, tetapi juga dengan kualitas pengalaman yang terbentuk dari penggunaannya. Penelitian ini menelaah pemanfaatan Smart TV di SDN 1 Jelantik sebagai alternatif untuk mengarahkan interaksi siswa dengan konten digital ke pengalaman belajar yang lebih terstruktur dan bermakna. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain case study, dengan informasi dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam bersama kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan temuan diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Pengalaman pembelajaran yang diamati memperlihatkan perubahan pada cara siswa berinteraksi dengan media: perhatian selama kegiatan belajar menjadi lebih terarah, diskusi dan interaksi antarsiswa meningkat, serta keterlibatan dalam aktivitas pembelajaran berlangsung lebih kolaboratif. Pada saat yang sama, penggunaan media secara bersama dan didampingi guru mengurangi kecenderungan siswa mengonsumsi konten digital secara pasif dan tidak terarah yang berkaitan dengan kekhawatiran mengenai brain rot. Temuan tersebut menempatkan Smart TV sebagai media substitusi adaptif yang berpotensi membangun kebiasaan konsumsi media digital yang lebih sehat sekaligus mendukung pemanfaatan teknologi secara pedagogis di sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

learning

Publisher

Subject

Education

Description

LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan ...