This study aimed to analyze the effect of audiovisual media on the news text summarizing skills of eighth-grade students at SMP Negeri 10 Sungai Kakap. The study was motivated by students’ difficulties in identifying the 5W+1H elements and producing coherent summaries based on news texts. A quantitative approach was employed using a pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 30 students from Class VIII A selected through purposive sampling. Data were collected through tests, observation, and documentation. The research instruments were first validated using the Item Content Validity Index (I-CVI) and the Scale Content Validity Index (S-CVI). Data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS version 27. The results showed that the students’ mean score increased from 49 on the pretest to 83 on the posttest. The Wilcoxon test yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of < 0.001, indicating a statistically significant difference between the pretest and posttest scores. Furthermore, the N-Gain score was 0.67, which falls into the moderate category, indicating that audiovisual media were moderately effective in improving students’ news text summarizing skills. Therefore, audiovisual media can be considered an effective alternative for teaching Indonesian language, particularly in news text learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap keterampilan menyimpulkan teks berita pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 10 Sungai Kakap. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi unsur-unsur 5W+1H serta menyusun simpulan secara runtut sesuai isi berita. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui rancangan one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas VIII A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas isi menggunakan Item Content Validity Index (I-CVI) dan Scale Content Validity Index (S-CVI). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 49 pada pretest menjadi 83 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,001 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Selain itu, nilai N-Gain sebesar 0,67 termasuk kategori sedang, yang menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimpulkan teks berita. Dengan demikian, media audiovisual dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks berita.
Copyrights © 2026