Minuman berenergi dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis, psikostimulan (kafein dan amfetamin) salah satu yang terbukti dapat mempengaruhi fungsi kerja ginjal. Amfetamin dapat menyempitkan pembuluh darah arteri ke ginjal sehingga darah yang menuju ke ginjal berkurang akibatnya ginjal akan kekurangan asupan makanan dan oksigen. Keadaan sel ginjal kekurangan oksigen dan makanan akan menyebabkan sel ginjal mengalami iskemia dan memicu timbulnya reaksi inflamasi yang dapat berakhir dengan penurunan kemampuan sel ginjal dalam menyaring darah. Tujuan Penelitian Mengetahui Pengaruh Edukasi Minuman Saset Terhadap Pengetahuan Dalam Pencegahan Resiko Gagal Ginjal Di SMP Negeri 1 Kuala Batee Aceh Barat Daya. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif, dengan desain Quasi Experiment dan One group pretest-postest. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling dengan yang artinya seluruh pelajar kelas VII SMP Negeri 1 Kuala Batee Aceh Barat Daya yang berjumlah 120 siswa, terdiri dari 3 kelas untuk diberikan edukasi pencegahan resiko gagal ginjal. Penelitian dilakukan pada tanggal 16 s/d 28 Juli 2025. Hasil penelitian terdapat Pengaruh Edukasi Minuman Saset Terhadap Pengetahuan Dalam Pencegahan Resiko Gagal Ginjal dengan nilai p< 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada Perubahan Pengetahuan Sesudah Pemberian Edukasi Minuman Saset Terhadap Pencegahan Resiko Gagal Ginjal Di SMP Negeri 1 Kuala Batee Aceh Barat Daya. Sara peneliti kepada responden agar penelitian ini dapat memberikan pengetahuan tentang bahayanya minuman sachset terhadap kesehatan ginjalnya
Copyrights © 2026