Pariwisata alam memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun memerlukan kajian kesesuaian untuk memastikan pemanfaatannya tidak merusak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) di kawasan Riam Gerojokan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis parameter biofisik. Parameter untuk kegiatan duduk santai meliputi lebar bahu sungai, tipe hamparan daratan, penutupan vegetasi, dan pemandangan, sedangkan untuk kegiatan bermain air meliputi kejernihan air, kedalaman, bau, dan kecepatan arus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKW untuk kegiatan bermain air sebesar 2,64 termasuk kategori sangat sesuai, sedangkan kegiatan duduk santai memperoleh nilai 2,11 termasuk kategori sesuai. Keterbatasan pada kegiatan duduk santai terdapat pada parameter pemandangan, penutupan vegetasi, dan tipe hamparan daratan, sedangkan pada kegiatan bermain air terdapat pada kecepatan arus. Berdasarkan hasil tersebut, kawasan Riam Gerojokan berpotensi dikembangkan sebagai wisata alam dengan pengelolaan yang memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan. Kata Kunci: Indeks Kesesuaian Wisata, Riam Gerojokan, Wisata Alam, Biofisik, Keberlanjutan.
Copyrights © 2026