Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology
Vol 19, No 2: Agustus (2026)

Analisis Indeks Kesesuaian Wisata Bahari di Pantai Sembilan, Pulau Gili Genting, Madura

Adam Prayoga Dwi Marara (Unknown)
Adriana Monica Sahidu (Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga)
Kustiawan Tri Pursetyo (Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2026

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian wisata Pantai Sembilan di Pulau Gili Genting, Madura, untuk empat kategori kegiatan wisata: rekreasi pantai, snorkeling, selam, dan memancing. Metode yang digunakan adalah perhitungan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) berdasarkan parameter fisik, biologis, dan lingkungan pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Sembilan memiliki nilai IKW sebesar 3,09 untuk wisata pantai yang tergolong sangat sesuai, nilai 2,4 wisata memancing yang tergolong sesuai, namun nilai IKW untuk kegiatan snorkeling dan selam masing-masing sebesar 0,78 tergolong sangat tidak sesuai. Faktor utama yang mempengaruhi ketidaksesuaian adalah rendahnya tutupan karang hidup dan kedalaman perairan yang tidak mendukung aktivitas bawah laut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pantai Sembilan memiliki potensi utama untuk wisata pantai dan memancing, namun perlu rehabilitasi karang tidak otomatis meningkatkan kesesuaian wisata karena beberapa faktor lainnya juga perlu diperhatikan seperti kedalaman, luas hamparan karang dan kecepatan arusKata Kunci: Kesesuaian wisata, IKW, Pantai SembilanABSTRACTThis study aims to evaluate the tourism suitability of Pantai Sembilan, Gili Genting Island, Madura, for four types of tourism activities: beach recreation, snorkeling, diving, and fishing. The method used is the Tourism Suitability Index (IKW), which assesses environmental, physical, and biological parameters. The results indicate that Pantai Sembilan scores 3.09 for beach recreation (highly suitable), 2.4 for fishing (suitable), and 0.78 for both snorkeling and diving (highly unsuitable). The main limiting factors for underwater activities are low coral cover and insufficient water depth. This study concludes that the beach and fishing tourism are feasible and promising, while environmental rehabilitation is needed to improve the suitability for snorkeling and diving in the future.Keywords: Tourism suitability, IKW, Sembilan Beach

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JK

Publisher

Subject

Description

This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Marine and fisheries ecology and biology, Marine fisheries, Marine technology, biotechnology, Mariculture, Marine processes and dynamics, Marine conservation, Marine pollution, Marine and ...