Limbah menjadi persoalan kontemporer seiring kepadatan penduduk yang semakin meningkat. Setiap rumah tangga yang tinggal di perkotaan pasti akan membutuhkan tempat pembuangan air limbah. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar logam besi dan merkuri. Ini dilakukan untuk memastikan kadar dari logam besi dan merkuri yang ada pada outlet sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Efek samping dari logam besi dan merkuri jika pada outlet didapatkan jumlah kadarnya yang terlalu banyak maka outlet tersebut tidak dapat dialirkan langsung ke pemukiman warga, yang jika dialirkan maka dapat membahayakan kesehatan dari masyarakat. Uji kuantitatif yang yang dilakukan untuk menentukan kadar logam besi dengan metode nyala api secara atomic absorption spectrophotometry pada panjang gelombang 248.3 nm dan menentukan kadar logam merkuri dengan metode Mercury Vaporizer Unit (MVU) secara atomic absorption spectrophotometry pada panjang gelombang 253.7 nm. Hasil pengujian kadar logam besi pada sampel outlet yaitu sebesar 0.1969 mg/L. Sedangkan kadar merkuri pada sampel outlet yaitu sebesar 0.0012 mg/L, berdasarkan PerMenLH RI No 05 tahun 2014 dapat disimpulkan bahwa kadar logam besi (Fe) dan merkuri (Hg) yang terkandung di dalam air limbah outlet berada di bawah baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan
Copyrights © 2023