Karet remah SIR 20 yang berasal dari pengolahan karet alam (Hevea brasiliensis) berperan penting sebagai komoditas ekspor utama dalam perekonomian Indonesia dan dengan keberagaman penggunaannya dalam produk konsumen dan perangkat medis, karet alam memiliki sifat unik seperti daya pulih, elastisitas, dan ketahanan aus. Proses pengeringan karet alam pada suhu tinggi memiliki dampak signifikan pada sifat plastisitas dan kekuatan karet. Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh suhu (130- 155°C) dan waktu pengeringan (77-110 menit) terhadap plastisitas karet remah SIR 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PRI masih memenuhi standar kualitas pada rentang tertentu dan kualitas optimal nilai PRI 75-76% diperoleh pada suhu 130-135°C selama 77 menit. Peningkatan suhu operasi dan waktu pengeringan menyebabkan penurunan signifikan nilai PRI yang cukup signifikan akibat terjadinya oksidasi termal pada struktur molekul karet, sehingga mempengaruhi kualitas karet remah. Hasil studi mengenai pengaruh suhu dan waktu pengeringan ini dapat memberikan informasi teknis bagi industri karet dalam mempertahankan kualitas produknya sambil meminimalkan dampak lingkungan.
Copyrights © 2023