Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan community development melalui pemberian materi edukasi kepada anggota Koperasi Merah Putih dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kemandirian. Di tengah tantangan ekonomi modern, koperasi perlu bertransformasi tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, melainkan sebagai wadah edukasi strategis untuk meningkatkan kapasitas anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan penyampaian materi kepada anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian materi yang mencakup Mindset Perkoperasian, Tata Kelola Koperasi, dan Akuntansi KKMP 2026 berdampak signifikan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi berwirausaha para anggota koperasi. Kendala utama yang ditemui di lapangan adalah kurangnya tingkat pemahaman peserta serta keterbatasan adopsi teknologi digital dan modal. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar materi pelatihan disampaikan secara bertahap dan berkelanjutan, serta diiringi dengan pendampingan intensif agar implementasinya lebih optimal bagi kemajuan Koperasi Merah Putih.
Copyrights © 2026