Peningkatan penggunaan internet di kalangan generasi muda yang tidak diimbangi dengan literasi digital memadai memicu maraknya kasus perundungan siber (cyberbullying). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan edukasi cyberbullying dalam meningkatkan kesadaran digital para santri di TPQ Ash-Shadiqul Wa’di. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pelaksanaan program, wawancara mendalam dengan beberapa santri, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi edukasi cyberbullying berbasis nilai akhlak Islam berhasil meningkatkan kesadaran digital santri, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman bentuk dan dampak perundungan, pemahaman etika bermedia, kemampuan menjaga keamanan data pribadi, serta tumbuhnya tanggung jawab bermedia sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model penguatan literasi digital dan pembentukan karakter anak di lembaga pendidikan nonformal keagamaan.
Copyrights © 2026