cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
Ahlal.pkl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.39 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31237037     DOI : https://doi.org/10.66914/an-naba
Core Subject :
An Naba Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang terbit tiga kali dalam setahun, didedikasikan untuk mempublikasikan hasil penelitian empiris, studi kasus, dan kajian teoretis di bidang pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini berfokus pada integrasi strategi pendidikan dalam upaya pengembangan masyarakat di dunia nyata, dengan tujuan mendorong kemajuan yang berkelanjutan melalui berbagi pengetahuan, peningkatan kapasitas, dan pemberdayaan sosial. Secara harfiah An Naba berasal dari bahasa Arab yang berarti berita besar atau informasi penting. Sejalan dengan makna tersebut, jurnal ini hadir sebagai wadah diseminasi gagasan inovatif, metodologi, dan praktik terbaik. An Naba bertujuan menyebarkan informasi berdampak besar yang mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memberdayakan berbagai lapisan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Pemberdayaan Umkm Melalui Pelatihan Digital Marketing Di Desa Sumber Rejeki Kecamatan Banjar Tengah Sari Indrawati; Ahmad Fadhillah; Rina Kartika
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vo.1 No.1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has changed the way of doing business in the modern era. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sumber Rejeki Village face challenges in utilizing digital platforms to market their products. This community service activity aims to improve the ability of MSME actors to use digital marketing as a marketing strategy. The implementation method includes initial surveys, workshops, intensive mentoring, and evaluations. The results of the activity showed an 85% increase in participants' knowledge about digital marketing, 78% of participants were able to create business social media accounts, and 65% of participants succeeded in increasing online sales. This program has a positive impact on the development of local MSMEs and improving the village economy. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara berbisnis di era modern. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumber Rejeki menghadapi tantangan dalam memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan digital marketing sebagai strategi pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, workshop, pendampingan intensif, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 85% tentang digital marketing, 78% peserta mampu membuat akun media sosial bisnis, dan 65% peserta berhasil meningkatkan penjualan online. Program ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan UMKM lokal dan peningkatan perekonomian desa.  
Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program Literasi Keluarga Di Kelurahan Pemurus Dalam Mariatul Kiptiah
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vo.1 No.1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini memerlukan dukungan optimal dari lingkungan keluarga, terutama dalam aspek literasi. Kelurahan Pemurus Dalam menghadapi tantangan rendahnya partisipasi orang tua dalam pendidikan literasi anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program literasi keluarga yang melibatkan orang tua sebagai pendidik pertama. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop parenting, pelatihan storytelling, dan pendampingan pembuatan perpustakaan mini keluarga. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan literasi anak sebesar 73%, peningkatan keterlibatan orang tua dalam kegiatan membaca sebesar 82%, dan terbentuknya 25 perpustakaan mini keluarga. Program ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini serta memperkuat bonding antara orang tua dan anak.
Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik Melalui Program Komposter Komunal Di Rw 05 Kelurahan Sungai Jingah Muhammad Ruslan
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vo.1 No.1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah organik di perkotaan memerlukan solusi inovatif dan partisipatif masyarakat. RW 05 Kelurahan Sungai Jingah menghasilkan sampah organik 2,5 ton per hari dengan sistem pengelolaan yang belum optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan sampah organik melalui program komposter komunal yang melibatkan partisipasi aktif warga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan kompos, pembangunan fasilitas komposter komunal, dan pendampingan teknis. Hasil program menunjukkan pengurangan volume sampah organik sebesar 68%, produksi kompos 1,2 ton per bulan, dan peningkatan kesadaran lingkungan warga sebesar 85%. Program ini memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lingkungan, ekonomi masyarakat, dan pembentukan kebiasaan hidup berkelanjutan. Kata kunci: pengelolaan sampah, komposter komunal, sampah organik, partisipasi masyarakat ABSTRACT Organic waste problems in urban areas require innovative solutions and community participation. RW 05 Sungai Jingah Sub-district produces 2.5 tons of organic waste per day with a suboptimal management system. This community service program aims to optimize organic waste management through communal composter programs that involve active citizen participation. Implementation methods include socialization, compost-making training, construction of communal composter facilities, and technical assistance. Program results show a 68% reduction in organic waste volume, 1.2 tons of compost production per month, and an 85% increase in community environmental awareness. This program has a positive impact on environmental management, community economy, and the formation of sustainable living habits. Keywords: waste management, communal composter, organic waste, community participation
Peningkatan Kapasitas Petani Dalam Penerapan Teknologi Hidroponik Untuk Ketahanan Pangan Keluarga Di Desa Teluk Tiram Muhammad Taufik Rahman
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vo.1 No.1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan keluarga menjadi isu strategis dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Desa Teluk Tiram menghadapi tantangan lahan pertanian terbatas dan degradasi kualitas tanah akibat intrusi air laut. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam penerapan teknologi hidroponik sebagai solusi inovatif untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknologi hidroponik, pembangunan demplot, pendampingan teknis, dan evaluasi hasil produksi. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan petani tentang hidroponik sebesar 78%, produktivitas sayuran meningkat 3,5 kali lipat dibanding budidaya konvensional, dan 67% petani berhasil menerapkan sistem hidroponik mandiri. Program ini memberikan dampak positif terhadap diversifikasi usahatani, peningkatan pendapatan petani, dan terjaminnya ketersediaan pangan segar untuk keluarga. Kata kunci: hidroponik, ketahanan pangan, teknologi pertanian, pemberdayaan petani ABSTRACT Family food security is a strategic issue in sustainable agricultural development. Teluk Tiram Village faces challenges of limited agricultural land and soil quality degradation due to seawater intrusion. This community service program aims to increase farmers' capacity in implementing hydroponic technology as an innovative solution to strengthen family food security. Implementation methods include hydroponic technology training, demonstration plot construction, technical assistance, and production evaluation. Program results show a 78% increase in farmers' knowledge about hydroponics, vegetable productivity increased 3.5 times compared to conventional cultivation, and 67% of farmers successfully implemented independent hydroponic systems. This program has a positive impact on farm diversification, increased farmer income, and guaranteed availability of fresh food for families. Keywords: hydroponics, food security, agricultural technology, farmer empowerment
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pengembangan Usaha Pengolahan Hasil Pertanian Di Desa Margasari Nurliani
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vo.1 No.1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan perempuan dalam sektor pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pengembangan ekonomi pedesaan. Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Margasari memiliki potensi besar dalam pengolahan hasil pertanian namun menghadapi kendala teknis dan manajerial. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan KWT melalui pengembangan usaha pengolahan hasil pertanian dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk dan manajemen usaha. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknologi pengolahan pangan, workshop manajemen usaha, pendampingan produksi, dan fasilitasi pemasaran. Hasil program menunjukkan peningkatan keterampilan anggota KWT sebesar 82%, diversifikasi produk olahan dari 3 menjadi 12 jenis, dan peningkatan pendapatan kelompok sebesar 245%. Program ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan, pengurangan kemiskinan, dan penguatan ekonomi lokal. Kata kunci: pemberdayaan perempuan, kelompok wanita tani, pengolahan hasil pertanian, nilai tambah ABSTRACT Women's empowerment in the agricultural sector has a strategic role in improving family welfare and rural economic development. Women Farmer Groups (KWT) in Margasari Village have great potential in processing agricultural products but face technical and managerial constraints. This community service program aims to empower KWT through the development of agricultural product processing businesses with a focus on increasing product added value and business management. Implementation methods include food processing technology training, business management workshops, production assistance, and marketing facilitation. Program results show an 82% increase in KWT member skills, product diversification from 3 to 12 types, and a 245% increase in group income. This program has a positive impact on women's economic empowerment, poverty reduction, and strengthening the local economy. Keywords: women empowerment, women farmer groups, agricultural processing, added value
Penerapan Linear Programming dalam Optimasi Perencanaan Produksi Industri Kecil Menengah di Indonesia: Studi Sistematis dan Meta-Analisis Vaniloran Elysa Andriani
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  Small and Medium Industries (SMIs) play a strategic role in Indonesia’s economy, yet many still face challenges in production efficiency and profit maximization. Linear Programming (LP) has been proven to be an effective optimization method for addressing production planning problems. This study aims to conduct a systematic literature review of the application of Linear Programming in Indonesian SMIs over the period 2018–2025, in order to identify the methods employed, the industrial sectors investigated, and the impact of their implementation on profit improvement. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach guided by the PRISMA framework, 53 selected articles were examined in depth and synthesized through meta-analysis. The findings indicate that the Simplex method dominates usage (60.38%), followed by Goal Programming (13.21%) and Fuzzy Linear Programming (11.32%). The food and beverage sector constitutes the most frequently studied industrial sector (71.70%). Meta-analysis of 42 studies reporting quantitative data shows an average profit increase of 18.73%, with a range from 3.85% to 52.17%. Factors influencing the magnitude of improvement include the type of optimization method applied, the complexity of production constraints, and the initial level of capacity utilization. This study provides a theoretical contribution to understanding patterns of LP implementation in Indonesian SMIs and offers practical implications for practitioners and policymakers in adopting optimization technologies to enhance the competitiveness of the national SMI sector.  Keywords: Linear Programming, Production Optimization, Small and Medium Industries, Systematic Literature Review, Meta-Analysis, Indonesia   Abstrak Industri Kecil Menengah (IKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun banyak yang masih menghadapi kendala dalam efisiensi produksi dan maksimalisasi keuntungan. Linear Programming (LP) telah terbukti sebagai metode optimasi yang efektif untuk mengatasi permasalahan perencanaan produksi. Penelitian ini bertujuan melakukan kajian literatur sistematik terhadap penerapan LP pada IKM di Indonesia periode 2018-2025 untuk mengidentifikasi metode yang digunakan, sektor industri yang diteliti, dan dampak implementasinya terhadap peningkatan keuntungan. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan framework PRISMA, sebanyak 53 artikel terpilih dianalisis secara mendalam melalui meta-analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Simpleks mendominasi penggunaan (60,38%), diikuti Goal Programming (13,21%), dan Fuzzy Linear Programming (11,32%). Sektor industri makanan dan minuman merupakan objek penelitian terbanyak (71,70%). Meta-analisis terhadap 42 studi yang menyajikan data kuantitatif menunjukkan rata-rata peningkatan keuntungan sebesar 18,73% dengan rentang 3,85% hingga 52,17%. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat peningkatan meliputi jenis metode optimasi, kompleksitas kendala produksi, dan tingkat utilisasi kapasitas awal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami pola penerapan LP pada IKM Indonesia serta implikasi praktis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam mengadopsi teknologi optimasi untuk meningkatkan daya saing IKM nasional. Kata Kunci: Linear Programming, Optimasi Produksi, Industri Kecil Menengah, Systematic Literature Review, Meta-Analisis, Indonesia
Harmonisasi Gaya Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di MAN 2 Hulu Sungai Utara Plus Keterampilan Raisa Nabilla; Falhi Azmi
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vo.1 No.1 Desember 2025
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students’ learning styles are an important factor influencing learning success. The problem addressed in this study is the diversity of students’ learning styles, namely visual, auditory, and kinesthetic, which requires teachers to implement adaptive instructional strategies and pay attention to students’ engagement in the classroom. This study aims to describe visual, auditory, and kinesthetic learning styles in Islamic Cultural History (SKI) subjects at MAN 2 Hulu Sungai Utara Plus Keterampilan. This research employed a qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation, involving the SKI teacher as the subject and students’ learning styles as the object. Data were analyzed using data reduction, data display, and verification within a descriptive qualitative framework. The results show that visual learners tend to prefer independent reading and writing activities, auditory learners are active in discussions and verbal repetition, while kinesthetic learners prefer interactive activities and have difficulty maintaining prolonged passive learning. Teachers facilitate these differences through lectures, question-and-answer methods, and visual media such as videos and PowerPoint for visual and auditory learners, as well as interactive activities and practical exercises for kinesthetic learners. These findings highlight the importance of aligning instructional strategies with students’ learning characteristics. Keywords: Learning Styles, Students, Islamic Cultural History   Abstrak  Gaya belajar siswa merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran. Permasalahan dalam penelitian ini adalah keberagaman gaya belajar siswa yang meliputi visual, auditori, dan kinestetik, sehingga menuntut guru untuk menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif dan memperhatikan keaktifan siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 2 Hulu Sungai Utara Plus Keterampilan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek guru SKI dan objek gaya belajar siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual cenderung menyukai membaca dan menulis secara mandiri, siswa auditori aktif dalam diskusi serta pengulangan verbal, sedangkan siswa kinestetik lebih menyukai aktivitas interaktif dan kurang mampu bertahan dalam pembelajaran pasif yang lama. Guru memfasilitasi perbedaan tersebut melalui metode ceramah, tanya jawab, serta penggunaan media visual seperti video dan PowerPoint untuk gaya visual dan auditori, serta kegiatan interaktif dan praktik langsung untuk gaya kinestetik. Temuan ini menunjukkan pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik gaya belajar siswa. Kata Kunci: Gaya Belajar, Siswa, Sejarah Kebudayaan Islam
Peningkatan Kompetensi Melalui Penyuluhan untuk Pelaku UMKM di Desa Cibinong Rinda Noviyanti; Ila Fadila; Heriani; Rhini Fatmasari; Shine Pintor; Edi Rusdiyanto
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/eybqwm67

Abstract

Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor memiliki potensi ekonomi yang cukup besar melalui perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam aspek pemasaran yang masih bersifat konvensional sehingga jangkauan pasar menjadi terbatas. Penelitian kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM melalui penyuluhan digital marketing. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test terhadap 16 responden. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test dan Wilcoxon Test untuk mengetahui perbedaan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, dimana rata-rata nilai pre-test sebesar 53% meningkat menjadi 94% pada post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 yang mengindikasikan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep dan penerapan digital marketing. Peningkatan ini mencerminkan bahwa pelaku UMKM tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga diharapkan mampu mengaplikasikan strategi pemasaran digital secara lebih tepat. Dengan demikian, digital marketing bisa terbukti menjadi salah satu strategi yang penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di era ekonomi digital.  
Transformasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam di Daerah Tertinggal: Kajian Pustaka atas Tantangan Sosial dan Strategi Penguatan Karakter Darul Qutni Hakiki; Ilham Kamaruddin; Hamdan Saleh; Benny Prasetiya
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/bjmre829

Abstract

Social change, cultural globalization, digital technology development, and unequal access to education have created serious challenges for student character formation, particularly in underdeveloped regions. In the context of Islamic education, these challenges require character education that does not merely emphasize cognitive learning but also internalizes moral values, adab, responsibility, social care, and religiosity. This study aims to analyze the transformation of character education based on Islamic values in underdeveloped regions, focusing on socio-cultural challenges, educational inequality, the integration of Islamic values, the role of the educational ecosystem, and locally grounded character-strengthening strategies. This research employs a qualitative approach using a narrative-critical literature review method. Data were obtained from journal articles, conceptual studies, and previous research relevant to Islamic character education, moral education, underdeveloped regions, rural communities, and educational inequality. The data were analyzed through critical-thematic synthesis to identify patterns, major themes, and conceptual gaps in the literature. The findings show that Islamic character education in underdeveloped regions faces several challenges, including limited infrastructure, low digital literacy, unequal teacher quality, weak family support, socio-cultural value shifts, and inadequate character education management. The findings also highlight the importance of integrating Islamic values into the curriculum, strengthening religious habituation, teacher role modeling, school culture, family-community collaboration, and the use of local wisdom. This study proposes the Integrative-Contextual Model of Islamic Character Education Transformation as a conceptual framework for strengthening character education in underdeveloped regions. Future research is recommended to test this model through qualitative field studies, multi-site case studies, or mixed-methods research in frontier, outermost, and underdeveloped regions. Keywords: Islamic character education; Islamic values; underdeveloped regions; literature review; educational transformation.   Abstrak Perubahan sosial, globalisasi budaya, perkembangan teknologi digital, dan ketimpangan akses pendidikan telah menghadirkan tantangan serius bagi pembentukan karakter peserta didik, khususnya di daerah tertinggal. Dalam konteks pendidikan Islam, persoalan tersebut menuntut penguatan pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran kognitif, tetapi juga pada internalisasi nilai akhlak, adab, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di daerah tertinggal, dengan fokus pada tantangan sosial-budaya, ketimpangan pendidikan, integrasi nilai Islam, peran ekosistem pendidikan, serta strategi penguatan karakter berbasis konteks lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review naratif-kritis. Data diperoleh dari artikel jurnal, studi konseptual, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan pendidikan karakter Islam, pendidikan akhlak, daerah tertinggal, komunitas rural, dan ketimpangan pendidikan. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik-kritis untuk mengidentifikasi pola, tema utama, dan celah konseptual dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter Islam di daerah tertinggal menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, kesenjangan kualitas guru, lemahnya dukungan keluarga, perubahan nilai sosial-budaya, dan belum kuatnya manajemen pendidikan karakter. Temuan penelitian juga menunjukkan pentingnya integrasi nilai Islam dalam kurikulum, pembiasaan religius, keteladanan guru, budaya sekolah, kolaborasi keluarga-masyarakat, dan pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini menawarkan Model Integratif-Kontekstual Transformasi Pendidikan Karakter Islam sebagai kerangka konseptual bagi penguatan karakter di daerah tertinggal. Penelitian lanjutan disarankan menguji model ini melalui studi lapangan kualitatif, studi kasus multi-situs, atau mixed methods di wilayah 3T. Kata kunci: pendidikan karakter Islam; nilai-nilai Islam; daerah tertinggal; studi pustaka; transformasi pendidikan.
The Role of Digital Transformation in Human Resource Development: Challenges and Opportunities for Modern Organizations Jufrina Mandulangi; Juliet Pauladel Truly Makinggung
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/zfecms32

Abstract

The rapid advancement of digital technologies has fundamentally reshaped the landscape of human resource development (HRD). This article explores the intersection between digital transformation and HRD, focusing on how organizations can leverage technology to enhance employee competencies, foster continuous learning, and improve overall performance. Drawing on a systematic literature review, the study identifies key challenges—including resistance to change, skill gaps, and data privacy concerns—alongside opportunities such as personalized learning, real-time performance analytics, and increased organizational agility. The findings suggest that successful digital HRD requires strategic alignment between technology adoption, leadership commitment, and a culture of lifelong learning. Practical implications for HR managers and policymakers are discussed.

Page 1 of 2 | Total Record : 14