Sampah organik rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan di Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, karena sebagian masyarakat masih mengelolanya dengan cara dibakar secara terbuka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan resapan air dan kesuburan tanah. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta pada 22 Juni–31 Juli 2026 di RW 06–RW 10 Desa Bawak dengan sasaran ibu-ibu PKK. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi, tanya jawab, dan praktik pembuatan biopori menggunakan pipa PVC berdiameter 10 cm dengan kedalaman sekitar 100 cm. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif dan antusias, ditandai dengan keaktifan bertanya mengenai manfaat, cara pembuatan, dan perawatan biopori. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dari membakar sampah menjadi mengolahnya secara mandiri, sehingga berkontribusi pada terciptanya lingkungan Desa Bawak yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026