Rendahnya keaktifan peserta didik dalam berdiskusi, bertanya jawab, dan menyampaikan pendapat menjadi masalah yang teridentifikasi pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas X SMA Negeri 11 Semarang. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan belajar peserta didik melalui penerapan teknik Cold Call dan Chaining. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 36 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Cold Call dan Chaining mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik selama proses pembelajaran. Jumlah peserta didik pada kategori cukup aktif, aktif, dan sangat aktif meningkat dari 41,7% pada siklus I menjadi 77,8% pada siklus II. Peningkatan ini tampak dari makin banyaknya peserta didik yang berani menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, memberi tanggapan, serta ikut berpartisipasi dalam diskusi. Dengan demikian, teknik Cold Call dan Chaining terbukti efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026