Anemia pada remaja putri adalah masalah kesehatan yang dapat dikaitkan dengan menstruasi dan gizi. Studi ini menyelidiki hubungan antara status gizi, siklus menstruasi, dan kadar hemoglobin (Hb) remaja putri di kelas X dan XI SMA Islam Al-Arief Sebapo di Jambi pada tahun 2026. Penelitian memanfaatkan pendekatan kuantitatif analitik yang dikenal sebagai pendekatan cross-sectional. Random sampling sederhana digunakan untuk memilih sampel dari 100 siswa dan 80 responden, yang dihitung menggunakan rumus Slovin. Indeks massa tubuh, kuesioner tentang siklus menstruasi, dan pemeriksaan Hb digital digunakan untuk mengukur status gizi seseorang. Untuk menganalisis bivariat, uji Chi-Square digunakan dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51 (63,7%) dari responden memiliki kadar Hb normal, 54 (67,5%) memiliki siklus menstruasi teratur, dan 56 (70,0%) memiliki status gizi normal. Terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kadar Hb (p=0,000) dan antara siklus menstruasi dengan kadar Hb (p=0,000). Kesimpulannya, status gizi dan siklus menstruasi berhubungan signifikan dengan kadar Hb pada remaja putri. Pemantauan gizi, menstruasi, dan pencegahan anemia perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2026