Perkembangan Industry 4.0 dan transisi menuju Industry 5.0 mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Big Data sebagai teknologi utama untuk meningkatkan ergonomi serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor manufaktur. Meskipun publikasi mengenai AI, Big Data, ergonomi, dan K3 terus meningkat, kajian yang mengintegrasikan seluruh aspek tersebut dalam satu sintesis sistematis masih terbatas. Kesenjangan penelitian ini menyebabkan belum tersedianya pemetaan yang komprehensif mengenai perkembangan metodologi, manfaat implementasi, tantangan, dan arah pengembangan teknologi pada lingkungan manufaktur. Penelitian ini bertujuan menyintesis bukti ilmiah terkait penerapan AI dan Big Data dalam optimasi ergonomi dan K3 serta mengidentifikasi peluang penelitian di masa mendatang. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Proses kajian meliputi tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan sintesis terhadap 75 artikel ilmiah periode 2019–2026 yang dianalisis menggunakan kerangka PICOC dan empat Research Questions (RQ). Hasil sintesis menunjukkan pergeseran paradigma dari metode konvensional, seperti RULA, REBA, OWAS, HIRARC, JSA, dan HAZOP, menuju pendekatan berbasis AI dan Big Data yang mampu melakukan deteksi dini risiko ergonomi, pemantauan K3 secara real-time, prediksi kecelakaan kerja, serta optimalisasi kolaborasi manusia–robot melalui wearable sensors, computer vision, dan Digital Human Modeling (DHM). Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyajian kerangka sintesis yang mengintegrasikan evolusi metodologi, transformasi digital ergonomi dan K3, serta tantangan implementasi menuju human-centric Industry 5.0. Temuan ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi pengembangan penelitian dan implementasi sistem K3 berbasis data di industri manufaktur.
Copyrights © 2026